Langsung ke konten

Integrasi Mailketing ke Scalev.id

Panduan ini menunjukkan cara menghubungkan Scalev.id dengan Mailketing. Setelah terhubung, setiap orang yang memesan produk di Scalev otomatis masuk ke list Mailketing, lalu pindah ke list pembeli begitu pesanannya lunas. Dengan begitu Anda bisa mengirim follow up ke yang belum bayar dan email terima kasih ke yang sudah membeli.

Yang Perlu Disiapkan

  • Akun Mailketing yang domain pengirimnya sudah selesai di-setup lewat menu Setup Domain. Menu lain, termasuk Lists & Subscriber, baru bisa dipakai setelah langkah ini selesai.
  • Akun Scalev.id dengan minimal satu produk.
  • Email login akun Mailketing dan API Token dari menu Integrasi → Email Application API.

Gambaran Alurnya

Kami sarankan memakai tiga list untuk setiap produk. Contoh di bawah memakai produk bernama “Produk X”:

Nama list (contoh)IsinyaDiisi oleh
Growhack (list global)Semua kontak dari semua produkRule salin dari list order
Order Produk XOrang yang sudah order tetapi belum bayarScalev saat pesanan dibuat (create)
Buyer Produk XOrang yang sudah membayarScalev saat pesanan selesai (complete)

Langkah-langkah Integrasi Mailketing ke Scalev

Langkah 1: Buat tiga list di Mailketing

  1. Login ke dashboard Mailketing.
  2. Buka Lists & Subscriber → Lihat Semua List, lalu klik Tambah List.
  3. Isi Nama List untuk list global, misalnya Growhack.
  4. Isi Nama Pengirim (From Name) dan pilih Email Pengirim (From Email) dari sender yang sudah terverifikasi. Keduanya akan tampil sebagai pengirim email.
  5. Klik Buat List.
  6. Ulangi langkah 2–5 untuk list Order Produk X dan Buyer Produk X.

Jika ingin follow up juga lewat WhatsApp, isi bagian Integrasi WhatsApp di halaman list yang sama. Caranya ada di panduan Integrasi WhatsApp untuk Autoresponder & Campaign.

Langkah 2: Buat rule agar data rapi dan tidak dobel

Rule pertama menyalin semua pemesan ke list global. Rule kedua menghapus pembeli dari list order, sehingga follow up “belum bayar” otomatis berhenti begitu mereka membayar.

  1. Buka Lists & Subscriber → Rules, lalu klik Buat Rule Baru.
  2. Rule pertama: pada Saat Subscriber Bergabung ke pilih Order Produk X, pada Then pilih Salin Subscriber ke, lalu pada list tujuan pilih Growhack. Klik Simpan Rule.
  3. Klik Buat Rule Baru lagi.
  4. Rule kedua: pada Saat Subscriber Bergabung ke pilih Buyer Produk X, pada Then pilih Hapus Subscriber dari, lalu pilih Order Produk X. Klik Simpan Rule.

Hasilnya, jumlah kontak di list order adalah orang yang belum menyelesaikan pembayaran, sedangkan list buyer berisi orang yang sudah membayar.

Langkah 3: Siapkan autoresponder follow up

  1. Buka Kirim Email → Autoresponder, lalu klik Create New Autoresponder.
  2. Isi Nama Autoresponder dan pada Pilih List Kontak pilih Order Produk X.
  3. Atur Send to Existing Contacts. Jika aktif (Enable), email juga dikirim ke kontak yang sudah ada di list. Jika dimatikan, email hanya dikirim ke kontak yang masuk setelah autoresponder dibuat.
  4. Pada Opsi Pengiriman, pilih Setelah lalu isi jedanya, misalnya 1 Jam. Artinya email dikirim satu jam setelah orang order dan belum membayar.
  5. Isi Subject Email dan konten email, lalu simpan.
  6. Buat autoresponder lain untuk list yang sama dengan jeda berbeda (misalnya 3 jam) jika ingin follow up beberapa kali.
  7. Untuk list Buyer Produk X, buat autoresponder dengan Opsi Pengiriman Saat Bergabung. Isinya bisa ucapan terima kasih, akses produk, bonus, atau tutorial.

Satu autoresponder berisi satu email. Penjelasan lengkap ada di panduan Cara Membuat Autoresponder di Mailketing.

Langkah 4: Hubungkan akun Mailketing di Scalev

  1. Di Mailketing, buka Integrasi → Email Application API, lalu klik Salin pada kolom API Token.
  2. Login ke Scalev, buka menu Settings → Integration, lalu pilih Mailketing.
  3. Klik Add Mailketing Integration.
  4. Masukkan email login akun Mailketing Anda dan tempel API Token.
  5. Simpan, lalu klik tombol sinkronisasi list (Sync). List Mailketing Anda akan muncul di Scalev.

Catatan: Jika token sudah ada, pakai token itu. Jangan klik Generate Token Baru setiap kali integrasi, karena token lama langsung tidak berlaku dan integrasi lain yang memakainya akan berhenti. Jaga token ini agar tidak diketahui orang lain.

Setiap kali Anda membuat list baru di Mailketing, kembali ke menu integrasi Mailketing di Scalev dan sinkronkan lagi supaya list baru ikut muncul. Tampilan di Scalev bisa sedikit berbeda tergantung versinya.

Langkah 5: Pasang list di produk Scalev

  1. Di Scalev, buka menu Produk, lalu edit produk yang ingin diintegrasikan.
  2. Buka bagian Advance Setting dan cari Mailketing Autoresponder Integrate.
  3. Pada event Create (pesanan dibuat), pilih list Order Produk X, lalu klik Integrate.
  4. Pada event Complete (pesanan lunas), pilih list Buyer Produk X, lalu klik Integrate.
  5. Simpan produk. Buka lagi halaman edit produk untuk memastikan kedua integrasi sudah tersimpan.

Event lain tidak wajib diisi. Untuk alur ini cukup Create dan Complete.

Cara Memastikan Berhasil

  1. Buka halaman checkout produk di Scalev, isi nama, nomor WhatsApp, dan email uji, pilih metode pembayaran, lalu kirim pesanan.
  2. Di Mailketing, buka Lists & Subscriber → Lihat Semua List dan klik angka di kolom Kontak pada list Order Produk X. Data uji seharusnya sudah masuk.
  3. Di Scalev, tandai pesanan uji sebagai sudah dibayar (Mark as Paid).
  4. Muat ulang daftar list di Mailketing. Kontak uji seharusnya masuk ke Buyer Produk X dan hilang dari Order Produk X karena rule kedua.

Nomor WhatsApp tersimpan di kolom Mobile. Jika kolom itu tidak terlihat saat membuka isi list, edit list (ikon edit di Lihat Semua List), centang Mobile di kartu Kolom Tampil, lalu klik Simpan Perubahan.

Masalah yang Sering Terjadi

Menu Lists & Subscriber belum bisa dipakai?

Selesaikan dulu Setup Domain sampai sender terverifikasi. Panduannya ada di Tahap Awal Menggunakan Mailketing.

List baru tidak muncul di Scalev?

Buka lagi pengaturan integrasi Mailketing di Scalev dan sinkronkan list. Scalev hanya menampilkan list yang ada saat terakhir disinkronkan.

Integrasi tiba-tiba berhenti setelah token dibuat ulang?

Token lama tidak berlaku setelah Anda klik Generate Token Baru. Salin token yang baru, lalu perbarui di Scalev dan di semua integrasi lain yang memakai token Mailketing.

Pembeli masih ada di list order?

Periksa rule kedua di Lists & Subscriber → Rules. Pemicunya harus list buyer, aksinya Hapus Subscriber dari, dan list tujuannya list order.

Video Tutorial

Video memakai tampilan dashboard Mailketing versi lama. Menu “List” kini bernama Lists & Subscriber, menu “Integration” kini Integrasi, dan tombol “Add New List” kini Tambah List.

Pelajari juga : Strategi List Building & Funneling untuk Advertiser Scalev: Cara Tetap Profit Saat ROAS Iklan Anjlok!

Panduan Terkait

Apakah artikel ini membantu?

Masih butuh bantuan?

Tim support Mailketing siap membantu setup domain, SMTP, maupun integrasi API melalui WhatsApp atau email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *