Bagi pengguna Scalev, Anda pasti sudah merasakan betapa praktisnya platform ini untuk mengelola landing page, checkout, dan orderan dalam satu sistem. Tidak heran jika sebagian besar pengguna Scalev adalah advertiser aktif, khususnya yang mengandalkan trafik dari Meta (Facebook & Instagram) Ads.
Masalahnya, satu hal hampir pasti dialami semua advertiser:
👉 biaya iklan makin mahal
👉 ROAS tidak stabil
👉 profit mudah tergerus
Jika strategi Anda masih mengandalkan closing sekali jalan, maka setiap penurunan performa iklan akan langsung memukul omzet.
Solusinya bukan ganti iklan terus, tapi mengamankan data trafik melalui List Building & Email Marketing.
Dengan strategi ini, Anda tidak hanya mengejar penjualan pertama, tetapi membangun aset database yang bisa di-follow up, dijual ulang, dan dimonetisasi kapan saja tanpa biaya iklan tambahan.
Dua Konsep Jualan di Scalev & Mailketing
Strategi funneling di Scalev bisa dibagi menjadi dua model utama, tergantung paket yang Anda gunakan.
1. List Building Dulu, Baru Jualan
(Cocok untuk semua paket Scalev – termasuk Free & Lite)
Pada strategi ini, fokus awal bukan langsung closing, melainkan menangkap data terlebih dahulu menggunakan lead magnet.
Contoh lead magnet:
- E-book
- Voucher diskon
- Template
- Cheat sheet
- Akses konten eksklusif
Setelah data email masuk ke Mailketing, barulah Anda melakukan:
- edukasi bertahap
- penawaran produk utama
- follow-up otomatis tanpa manual
Strategi ini sangat cocok untuk produk edukasi, digital product, atau high-ticket offer.
2. Jualan Langsung, Sekalian List Building
(Khusus pengguna Scalev paket Basic ke atas)
Untuk pengguna paket Basic, Pro, atau lebih tinggi, Scalev sudah mendukung integrasi resmi dengan Mailketing dengan Scalev.
Keunggulannya:
- Data Order otomatis masuk ke Mailketing
- Data Complete (Paid) otomatis tersimpan
- Tidak perlu export-import manual
Artinya, setiap traffic iklan yang masuk:
➡️ bisa closing
➡️ sekaligus jadi aset database jangka panjang
Langkah Teknis Persiapan (Wajib!)
Sebelum menjalankan funneling, pastikan fondasi teknis Anda sudah benar.
1. Setup Domain Sender
Gunakan domain bisnis sendiri agar email memiliki reputasi baik dan masuk inbox, bukan spam.
Email dari domain gratis (Gmail/Yahoo) sangat berisiko untuk campaign skala besar.
2. Buat List Secara Terstruktur
Struktur list yang disarankan di Mailketing:
- List ALL Data
→ Database utama untuk aset jangka panjang - List Lead
→ Berdasarkan lead magnet
(contoh: Lead Ebook FB Ads) - List Order
→ Berdasarkan produk
(contoh: Order Produk A) - List Complete (Paid)
→ Khusus pembeli yang sudah membayar
Struktur ini memudahkan segmentasi dan menghindari kesalahan follow-up.
Penting! Gunakan Fitur Rules untuk Kebersihan Data
Salah satu kesalahan fatal advertiser adalah database berantakan dan duplikat.
Solusinya: Fitur Rules di Mailketing.
Rule yang Wajib Digunakan:
Rule Copy
- Setiap data masuk ke List Lead atau Order
- Otomatis di-copy ke List ALL Data
Rule Delete (SANGAT PENTING)
- Jika status berubah menjadi Paid, hapus dari List Order
- Jika sudah Order, hapus dari List Lead
Tujuannya:
- Tidak ada pembeli yang masih menerima email “tagihan”
- Database lebih bersih
- Reputasi email lebih aman
Implementasi Strategi Funneling
1. Strategi Tangkap Lead (Semua Paket Scalev)
Langkah praktis:
- Pasang form Mailketing di halaman awal landing page
- Embed form ke halaman Scalev
- Aktifkan Autoresponder On Joining
- Kirim lead magnet otomatis
- Lanjutkan dengan email edukasi:
- Day 1: Edukasi masalah
- Day 2: Solusi & studi kasus
- Day 3: Arahkan ke halaman checkout
2. Strategi Follow-Up Order & Paid
(Paket Basic ke Atas)
Manfaatkan integrasi otomatis:
List Order
- Autoresponder hard selling
- Reminder pembayaran
- Maksimal 3–5 follow-up agar tidak dianggap spam
List Complete (Paid)
- Email terima kasih
- Akses produk
- Bonus tambahan (surprise & delight)
Pendekatan ini terbukti meningkatkan conversion rate tanpa tambahan biaya iklan.
Tips Pro: Jaga Aset Jangka Panjang
1. Hangatkan List ALL Data
Kirim email rutin berisi:
- storytelling
- edukasi
- insight bisnis
- pengalaman personal
Hindari hard selling berlebihan karena isinya campuran buyer & non-buyer.
2. Gunakan Step Link untuk Produk Baru
Dengan fitur Step Link:
- Kirim satu email ke semua data
- Siapa pun yang klik link otomatis masuk ke list baru
- Anda mendapatkan lead panas (hot lead) tanpa iklan
Kesimpulan: Kejar ROI, Bukan Sekadar ROAS
Iklan boleh naik-turun, tapi database adalah aset permanen.
Dengan strategi List Building & Funneling di Scalev + Mailketing:
- Order belum bayar bisa dikejar otomatis
- Repeat order lebih mudah
- Cross-sell & upsell berjalan tanpa biaya iklan
- Bisnis tetap jalan meski ROAS sedang turun
Marketing bukan soal siapa paling besar budget-nya, tapi siapa paling rapi mengelola datanya.
👉 [Tingkatkan Profit Scalev Anda Bersama Mailketing Sekarang!]






