Tingkatkan Omzet Dengan Email Marketing

Cara untuk memasarkan produk sangat beragam, mulai dari brosur, sosial media, hingga melalui email. Meski terlihat tradisional dan banyak yang menyebut email sudah ketinggalan zaman, nyatanya hingga saat ini email marketing masih menjadi cara yang ampuh untuk meningkatkan omzet bisnis. Bahkan menurut penelitian, tingkat keberhasilan promosi produk melalui email lebih tinggi 40% dibanding melalui sosial media.

Anda bisa mengirimkan email blast untuk mempromosikan produk tertentu kepada seluruh calon konsumen yang ada di database Anda atau mengirimkan auto-responder (automation), email yang dikirim secara berseri secara otomatis kepada orang terpilih.

Berikut tips email marketing yang ampuh meningkatkan omzet bisnis Anda.

1. Judul Menarik

Menurut penelitian, 47% penerima email hanya membuka email dengan judul yang menarik. Selain itu, lebih dari 50% penerima membuka email melalui handphone. Judul yang terlalu panjang dapat membuat judul email Anda terpotong sehingga informasi yang mau Anda berikan bisa saja tidak utuh.

Maka dari itu, Anda harus membuat judul yang singkat namun mampu mengundang rasa penasaran pembaca untuk membuka email Anda. Idealnya, judul yang menarik menggunakan maksimal 10 kata.

2. Nama Pengirim Jelas

Selain judul, hal pertama yang dilihat penerima email adalah pengirim email tersebut. Menurut penelitian, sebanyak 42% penerima email hanya membuka email dari pengirim yang terpercaya, jelas dan spesifik. Maka dari itu, Anda bisa menggunakan nama seseorang ataupun divisi tertentu dari perusahaan sebagai pengirim email.

3. Gunakan Personalisasi

Sama halnya dengan menyebutkan identitas pengirim email, panggilan nama penerima email juga mampu menaikkan rasa penasaran untuk membaca email yang Anda kirim.

Panggilan nama secara personal ini mampu meningkatkan rasa kedekatan secara emosional antara Anda dengan masing-masing penerima email. Selain itu, cara ini juga dapat membangun kepercayaan penerima dan Anda sehingga mereka bisa lebih percaya untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

4. Isi Email Singkat dan Jelas

Audiens memerlukan 51 detik untuk baca setiap email. Maka dari itu, sama halnya dengan judul, isi konten email Anda harus dibuat secara singkat, jelas dan tidak bertele-tele sehingga pembaca dapat langsung mengerti informasi yang mau Anda berikan.

Salah satu cara yang bisa membuat email Anda tampak lebih menarik dan jelas adalah dengan menggunakan bullet point.

5. Gunakan Emotional Words dan CTA yang Jelas

ata yang emotional lebih men-trigger calon pembeli untuk beli produk Anda dari pada kata yang logic. Banyak Emotional Words yang bisa Anda pakai di email marketing Anda, seperti Diskon untuk dapatkan potongan harga, Gratis untuk mendapatkan produk tertentu atau layanan kirim, Terbatas untuk memberikan kesan urgency supaya calon konsumen segera beli barang tersebut, dan beberapa kata powerful lainnya.

Penggunaan email sudah terbukti mampu meningkatkan omzet bisnis Anda dengan cepat. Tapi, Anda tidak mungkin mengirimkan email satu per satu ke calon konsumen Anda karena pastinya membutuhkan waktu yang sangat lama dan tidak efektif. Terlebih jika Anda memiliki ribuan database calon konsumen.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Comment

Ilmu Bermanfaat

Lainnya

Apa Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur?

Apa Itu Intrapreneur? Intrapreneur adalah pelaku utama dari kegiatan intrapreneurship, yaitu karyawan perusahaan dengan jiwa wirausaha. Seorang intrapreneur memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan seolah itu adalah

Mailketing by Regrow

PT. Digital Bertuah Nusantara
Jl. Mangga No. 94B
Pekanbaru - Riau
Indonesia

© 2022 mailketing.co.id All rights reserved. ‍

Dapatkan Materi Email Marketing Gratis !