Berikut Beberapa Cara Riset Keyword Agar Website Ada di Halaman Pertama Google

Berikut adalah beberapa cara riset keyword yang bisa dicoba:

1. Pahami target pasar untuk memilih niche keyword

Cara riset kata kunci pertama adalah memetakan bagaimana target pasar. Teknik ini adalah cara yang sangat sederhana untuk mengidentifikasi Niche Topic yang disukai pelanggan potensial. Begitu Anda mengidentifikasi Niche Topic ini, Anda dapat dengan mudah menemukan keyword apa yang digunakan pelanggan potensial setiap harinya.

Melakukan teknik Buyer Persona perlu fokus pada penelitian keyword yang menyertakan rincian target pemirsa secara lengkap dan mendasar seperti berikut:

  • Jenis kelamin
  • Usia
  • Perkiraan penghasilan
  • Hobi dan minat
  • Hal-hal yang mereka gumulkan
  • Apa yang ingin mereka capai (baik secara personal maupun profesional)

Selain itu, Anda juga bisa mengenali Niche Market dengan bergabung di forum-forum online semacam Kaskus.

2. Fokus pada pencarian long tail keyword

Cara riset kata kunci berikutnya adalah dengan Long tail keyword, yaitu kata kunci yang panjang namun tepat sasaran. Misalkan ada dua jenis kata kunci yaitu “Beli iPhone 11” dan “iPhone 11”, mana yang biasa dimasukkan pencari? Tentu yang panjang pada kata kuci pertama. Kemudian, long tail keyword semacam ini biasanya memiliki saingan lebih sedikit dibanding yang pendek.

Bagaimana cara mencari long tail keyword? Anda bisa menggunakan aplikasi yang sudah kami kenalkan di bagian Beragam Tool Gratis untuk Keyword, salah satunya Ubbersuggest. Di sini Anda bisa banyak memperoleh kata kunci tersembunyi.

3. Tentukan prioritas kata kunci berdasar kebutuhan

Cara mencari kata kunci selanjutnya adalah harus menentukan lebih dulu prioritasnya. Untuk mengoptimasi situs cobalah melakukan lagkah tersebut dengan cara meninjau jenis situs.

  • Apakah lebih banyak memuat konten-konten informasi? Berarti urutan prioritas adalah volume, kemudian persaingan, terahir intent.
  • Apakah memiliki blog untuk berbisnis produk? Berarti urutan prioritas adalah volume, kemudian intent, terakhir persaingan.
  • Apakah memiliki blog untuk menjual jasa atau layanan? Berarti urutan prioritas adalah intent, kemudian volume, terakhir persaingan.

4. Pahami jenis keyword dan search intent

Untuk melakukan cara riset keyword, pahami jenis-jenis kata kunci yang ada. Ada kata kunci yang memang banyak dicari orang-orang namun kurang bermanfaat. Ada pula kata kunci yang sedikit dicari namun bernilai tinggi. Maka Anda perlu mengetahui bagaimana motif atau maksud mesin pencarian semacam Google terlebih dahulu, terkait kata kunci. Hal ini biasa disebut sebagai “Search Intent”.

Ada beberapa macam Search Intent, berikut kami berikan penjelasan dan contoh yang sederhana agar Anda dapat lebih mudah memahami.

Motif satu ini tingkatnya yang tertinggi. Orang-orang yang mencari lewat kata kunci dengan motif ini berarti telah siap untuk bertransaksi untuk suatu produk atau jasa. Contohnya kata kunci seperti yang kami tunjukkan pada Anda di atas, “Beli Alat Penangkal Alien”, “Jual Beli Barang Bekas Murah”, “Jasa Konseling Kehidupan Sejahtera”.

5. Cari sebanyak mungkin kata kunci 

Singkirkanlah rasa cepat puas ketika Anda telah mendapat beberapa kata kunci yang Anda pikir baik bagi artikel atau laman di situs Anda. Teruslah cek keyword dan menguji kata kunci yang tepat sembari memerhatikan poin sebelumnya soal prioritas.

Sesungguhnya, secara umum ini adalah sikap yang baik bagi siapapun Anda, apapun bidang yang Anda pelajari. Cobalah juga untuk mencari referensi-referensi lain selain artikel ini untuk mengembangkan pengetahuan dan keahlian Anda.

6. Pahami konten yang cocok untuk kata kunci tertentu

Apa yang kami maksud dengan konten di sini tak terbatas pada artikel yang berisi kata-kata atau gambar saja. Bagi kami konten termasuk juga file untuk diunduh, tool untuk dipakai, atau ulasan dari pengunjung maupun pembeli jasa maupun produk Anda.

Bagaimana caranya menentukan konten dengan mudah dan cepat bagi kata kunci tertentu? Mudah saja, cobalah posisikan diri Anda sebagai orang yang memasukkan kata kunci atau mencari keyword di kolom mesin pencari.

Contohnya, kata kunci “Nikon D3S” maka konten yang diharapkan adalah penjelasan atau deskripsi resmi dari Nikon mengenai salah satu produknya tersebut. Jika kata kuncinya “Daftar Kamera Terbaik dan Termurah” maka harapan pencari adalah menemukan konten yang berisi banyak jenis kamera yang kualitasnya bagus untuk harga terjangkau.

7. Gunakan tools riset keyword

Ada banyak aplikasi untuk membantu dalam upaya perencanaan kata kunci yang tepat bagi bisnis, dan Anda dapat menggunakannya tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun. Berikut adalah lima aplikasi gratis untuk perencanaan kata kunci.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Comment

Ilmu Bermanfaat

Lainnya

Apa Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur?

Apa Itu Intrapreneur? Intrapreneur adalah pelaku utama dari kegiatan intrapreneurship, yaitu karyawan perusahaan dengan jiwa wirausaha. Seorang intrapreneur memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan seolah itu adalah

Mailketing by Regrow

PT. Digital Bertuah Nusantara
Jl. Mangga No. 94B
Pekanbaru - Riau
Indonesia

© 2022 mailketing.co.id All rights reserved. ‍