Jangan Biarkan Mereka Pergi! 5 Manfaat Retargeting untuk Mengembalikan Calon Pembeli

Tahukah Anda bahwa sekitar 96–98% pengunjung website tidak langsung melakukan pembelian saat kunjungan pertama? Bukan karena mereka tidak tertarik, melainkan karena belum siap mengambil keputusan, terdistraksi, atau sekadar ingin membandingkan pilihan lain.

Masalahnya, jika mereka dibiarkan pergi begitu saja, biaya iklan dan usaha pemasaran Anda akan terbuang sia-sia. Di sinilah retargeting memainkan peran krusial. Retargeting adalah strategi pemasaran yang menargetkan kembali orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis Anda—baik mengunjungi website, melihat produk, maupun meninggalkan keranjang belanja.

Manfaat Utama Strategi Retargeting bagi Bisnis

1. Meningkatkan Konversi Penjualan

Retargeting menyasar audiens yang sudah mengenal brand Anda. Mereka bukan traffic dingin. Dengan pengingat yang tepat atau penawaran tambahan, peluang konversi jauh lebih tinggi dibandingkan menarik calon pelanggan baru dari nol.

2. Memperkuat Brand Awareness

Kepercayaan tidak dibangun dalam satu kali interaksi. Retargeting memastikan brand Anda terus muncul di hadapan calon pembeli, sehingga bisnis Anda lebih mudah diingat dan terlihat profesional serta kredibel.

3. Menekan Biaya Akuisisi Pelanggan (CPA)

Iklan retargeting umumnya lebih hemat biaya karena audiensnya sudah tersaring. Dengan targeting yang lebih presisi, hasil yang didapatkan lebih optimal dan ROI (Return on Investment) meningkat.

4. Mengatasi Abandoned Cart secara Efektif

Calon pembeli yang sudah memasukkan produk ke keranjang adalah prospek paling potensial. Retargeting memungkinkan Anda mengingatkan mereka secara spesifik tentang produk yang ditinggalkan, sehingga peluang checkout kembali terbuka lebar.

5. Mendukung Strategi Cross-selling dan Upselling

Retargeting tidak hanya berlaku untuk calon pembeli, tetapi juga pelanggan lama. Anda dapat menawarkan produk pelengkap atau versi premium kepada mereka yang sudah pernah bertransaksi, sehingga nilai pembelian meningkat.

Retargeting Lewat Email: Strategi Efisien dengan Mailketing

Retargeting tidak selalu harus mengandalkan iklan berbayar. Email retargeting justru menjadi salah satu pendekatan paling personal, hemat biaya, dan efektif jika dilakukan dengan sistem yang tepat.

Bagaimana Mailketing Membantu Strategi Retargeting Anda?

Otomasi Abandoned Cart: Mailketing dapat mengirimkan email otomatis beberapa jam setelah keranjang ditinggalkan, dengan pesan yang persuasif dan relevan.

Email Berbasis Perilaku Pengguna: Sistem akan mengenali minat calon pembeli dari aktivitas mereka, lalu mengirimkan konten atau promo yang sesuai secara otomatis.

Penguatan Kepercayaan Pasca-Kunjungan: Kirimkan testimoni, studi kasus, atau panduan penggunaan produk kepada pengunjung yang belum membeli untuk mempercepat keputusan mereka.

Integrasi Custom Audience: Data segmentasi dari Mailketing dapat dimanfaatkan untuk kampanye iklan lintas platform, menciptakan strategi retargeting yang lebih akurat dan konsisten.

Kesimpulan

Retargeting adalah strategi cerdas untuk memastikan setiap peluang benar-benar dimaksimalkan. Dengan terus hadir secara relevan di hadapan calon pembeli, Anda tidak hanya meningkatkan konversi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Powered by Mailketing