5 Cara Menghadapi Ulasan Negatif dari Pelanggan

Menanggapi ulasan negatif tentu harus berhati-hati. Jika salah memberikan tanggapan, justru dapat merusak nama baik bisnis Anda yang sudah dibangun susah payah. Alhasil, reputasi bisnis Anda menjadi buruk dan akan kehilangan kepercayaan.

Bagaimana cara menanggapi ulasan negatif pelanggan yang tepat? Tentunya ada banyak hal yang harus diperhatikan supaya tidak keliru dalam merespons. Perlu diketahui, bahwa respons anda begitu penting karena bukan hanya kepada orang yang memberikan ulasan negatif saja, tetapi juga pelanggan lain.

Berikut ada beberapa tips menanggapi ulasan negatif pelanggan yang perlu Anda perhatikan.

1. Respons Cepat

Situasi ini jangan pernah diabaikan terlebih ketika Anda berbisnis dengan platform online seperti lewat marketplace atau media sosial. Ketika ada masalah tentu pelanggan menginginkan respons yang cepat dari pihak penjual. Ketika anda tidak acuh, bisa jadi dalam waktu singkat dampak buruk akan menimpa bisnis Anda.

Sebelum anda menindaklanjuti, segeralah memberi respon awal atas ulasan negatif dari pelanggan. Jangan menunggu lama untuk menanggapi keluhan tersebut. Saat muncul ulasan negatif, mungkin ada calon pembeli lain yang sedang mempertimbangkan melakukan transaksi dengan produk Anda. Maka dari itu, tanggapi secepat mungkin agar usaha anda pun lancar.

2. Jangan Pernah Menyalahkan

Langkah tepat ketika menerima ulasan negatif adalah menyampaikan permintaan maaf lebih dulu. Cobalah mengawali tanggapan dengan kata permohonan maaf. Meskipun Anda belum tahu siapa yang melakukan kesalahan antara Anda atau pelanggan, ataupun Anda merasa memang benar, namun tidak ada salahnya jika Anda meminta maaf.

Dengan menunjukkan sikap baik, bukan saja pelanggan akan merasa tenang dan percaya dengan pelayanan Anda, calon konsumen lain juga merasa yakin untuk melakukan transaksi. Calon konsumen akan merasa Anda memiliki tanggung jawab terhadap kesalahan atau keluhan apapun.

3. Penyelesaian dengan Cepat

Respon cepat juga harus diimbangi dengan penyelesaian yang cepat. Setelah Anda menanggapi keluhan dari pelanggan, segeralah tangani masalah tersebut. Jika kesalahan memang terjadi karena kelalaian Anda maka berikan service terbaik untuk menjaga kepercayaan. Tangani keluhan dengan profesional, jika perlu anda memberi hadiah sebagai bentuk permintaan maaf atas kelalaian Anda.

4. Beri Solusi Terbaik

Ulasan negatif mudah menyebar dan menjadi viral yang berakibat buruk bagi sebuah bisnis. Oleh karena itu, mencari solusi terbaik adalah jalan keluarnya. Perlu diketahui, terkadang ulasan negatif merupakan keluhan yang belum tentu sepenuhnya kesalahan pelaku bisnis atau penjual.

Boleh jadi si pelanggan tidak tahu kalau kesalahan terjadi karena tindakan di luar tanggung jawab penjual. Berikan solusi yang menguntungkan satu sama lain, seperti menawarkan pengembalian separuh harga kepada pelanggan, atau ditukar barang lain dengan tambahan harga yang miring.

5. Ulasan Untuk Strategi Marketing

Memperbanyak ulasan baik negatif atau positif digunakan untuk meningkatkan branding bisnis. Sebagai pebisnis yang open terhadap kritik, Anda mempersilahkan kepada pelanggan untuk memberikan tanggapannya. Hal ini justru diminta sendiri oleh pelaku bisnis untuk menambah ulasan sehingga memperkaya ulasan-ulasan terhadap produk Anda.

Lakukan cara ini supaya Anda tahu sejauh mana kepuasaan pelanggan Anda. Cara ini juga penting untuk membenahi sistem penjualan dan evaluasi produk Anda.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Comment

Ilmu Bermanfaat

Lainnya

Apa Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur?

Apa Itu Intrapreneur? Intrapreneur adalah pelaku utama dari kegiatan intrapreneurship, yaitu karyawan perusahaan dengan jiwa wirausaha. Seorang intrapreneur memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan seolah itu adalah

Mailketing by Regrow

PT. Digital Bertuah Nusantara
Jl. Mangga No. 94B
Pekanbaru - Riau
Indonesia

© 2022 mailketing.co.id All rights reserved. ‍