Tips Mengalahkan Kompetitor Bisnis

Disadari atau tidak, persaingan dalam bisnis pasti akan selalu ada. Apa pun itu jenis bisnisnya. Namun, permasalahan di kalangan pengusaha pemula adalah tidak tahu bagaimana menghadapi persaingan usaha. Dengan berkembangnya teknologi di zaman sekarang membuat seorang pelaku usaha dengan mudahnya membangun sebuah bisnis. Sehingga dapat dipastikan, pesaing itu lahir setiap harinya. Baik itu dengan produk sejenis atau brand yang sama.

Untuk itu misinya adalah membangun strategi yang tepat sehingga bisa menanggapi tantangan dan menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Mengetahui kompetitor itu memang harus, tapi jika hanya dicari tahu tanpa disertai dengan solusi buat apa. Sia-sia dan buang waktu saja.

Persaingan Di Dunia Usaha

Berikut adalah sejumlah cara menghadapi persaingan usaha yang bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda guna menghadapi ketatnya persaingan:

1. Terus Belajar

Anda tidak perlu mempelajari semua hal yang berhubungan bisnis. Cukup fokus mempelajari ilmu yang bisa mendekatkan Anda pada impian yang ditargetkan. Fokus, belajar, praktek, praktek dan praktek.

Praktekan ilmu Anda. Jangan sampai karena melakukan strategi tersebut dan gagal, kemudian Anda tidak mau mencoba lagi. Ingat, ketika Anda gagal coba lagi. Hingga Anda menemukan pola dan strategi bisnis yang tepat.

2. Berinovasi

Cara menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat, Anda perlu melakukan kreasi dan inovasi pada bisnis. Tidak harus selalu diterapkan pada produk, Anda juga bisa melakukan inovasi pada Profit model, Service, Brand, customer engagement, dll

3. Evaluasi

Di dalam dunia bisnis kritik dan saran yang membangun dari pelanggan itu memang diperlukan. Dengan begitu, Anda bisa memperbaiki sistem atau cara kerja yang salah pada bisnis yang dikelola.

Selalu lakukan evaluasi secara berkala pada berbagai sektor. Jangan duduk manis di zona nyaman. Jangan merasa sudah paling benar, paling hebat, paling laku, paling bagus.

4. Terus Bangun Tim

Seiring perkebangan bisnis yang dijalankan, tentu tidak mungkin untuk Anda mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Yang ada nanti malah keteteran, banyak melakukan kesalahan, jadi pelanggan kecewa. Dan bisa berpaling ke produk sejenis milik kompetitor.

Solusinya adalah mulai lah merencanakan dan merekrut individu-individu handal untuk membangun sebuah tim yang hebat. Bisa jadi hal ini tidak dimiliki kompetitor.

5. Tingkatkan Pelayanan

Pastikan Anda selalu melakukan dan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan. Mulai lah dari hal-hal kecil, seperti sapa, senyum dan salam. Kesan pertama itu sangat penting. Gunakan bahasa yang baik dan sopan.

Jika memang ada konsumen yang mengajukan komplain, coba selesaikan dengan baik-baik. Dan jika memang terbukti ada yang lalai dari pelayanan yang diebrikan, segera lah minta maaf. Jangan ragu untuk meminta saran dan kritikan mereka, untuk kemajuan bisnis yang lebih baik.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Comment

Ilmu Bermanfaat

Lainnya

Apa Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur?

Apa Itu Intrapreneur? Intrapreneur adalah pelaku utama dari kegiatan intrapreneurship, yaitu karyawan perusahaan dengan jiwa wirausaha. Seorang intrapreneur memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan seolah itu adalah

Mailketing by Regrow

PT. Digital Bertuah Nusantara
Jl. Mangga No. 94B
Pekanbaru - Riau
Indonesia

© 2022 mailketing.co.id All rights reserved. ‍