Mengirim email memang terlihat sederhana. Namun, ada detail kecil yang sering diabaikan dan bisa berakibat fatal—mulai dari kebocoran data email, kesalahpahaman komunikasi, hingga terlihat tidak profesional di mata klien.
Saat Anda menekan tombol “Compose”, selain kolom To, Anda akan melihat dua opsi tambahan: Cc dan Bcc.
Keduanya sering digunakan, tapi juga sering disalahpahami.
Pertanyaannya:
- Kapan sebaiknya menggunakan Cc?
- Kapan Bcc justru wajib digunakan?
Mari kita bahas perbedaannya secara tuntas agar Anda tidak salah kirim email lagi.
1. Apa Itu Cc (Carbon Copy)?
Cc adalah singkatan dari Carbon Copy, istilah yang berasal dari era mesin ketik, ketika kertas karbon digunakan untuk membuat salinan dokumen.
Dalam email, Cc digunakan untuk mengirim salinan email kepada pihak lain yang perlu mengetahui informasi tersebut, meskipun mereka bukan penerima utama yang diharapkan membalas.
Siapa yang Bisa Melihat?
Semua penerima di kolom To dan Cc bisa melihat alamat email satu sama lain.
Kapan Cc Digunakan?
- Memberi tahu atasan atau rekan kerja terkait progres pekerjaan
- Menjaga transparansi dalam komunikasi tim
- Serah terima tugas (handover) antar divisi
📌 Catatan penting:
Penerima Cc tidak wajib membalas, kecuali memang dibutuhkan.
2. Apa Itu Bcc (Blind Carbon Copy)?
Bcc adalah singkatan dari Blind Carbon Copy. Fungsinya mirip dengan Cc, namun dengan satu perbedaan besar: alamat email penerima disembunyikan.
Penerima Bcc tetap menerima email, tetapi alamat email mereka tidak terlihat oleh penerima lain.
Siapa yang Bisa Melihat?
- Penerima To dan Cc ❌ tidak bisa melihat alamat Bcc
- Penerima Bcc ✅ bisa melihat siapa yang ada di To dan Cc
Kapan Bcc Digunakan?
- Mengirim email ke banyak orang yang tidak saling mengenal
- Menjaga privasi data email penerima
- Mengirim salinan email ke atasan tanpa diketahui penerima utama
- Menghindari balasan “Reply All” yang tidak perlu
Tabel Perbedaan Cc vs Bcc
| Fitur | Cc (Carbon Copy) | Bcc (Blind Carbon Copy) |
|---|---|---|
| Visibilitas | Terlihat oleh semua penerima | Tersembunyi dari penerima lain |
| Tujuan Utama | Memberi informasi (keep in the loop) | Menjaga privasi |
| Cocok untuk | Komunikasi internal tim | Email massal & pengumuman |
| Reply All | Ikut menerima balasan | Tidak menerima balasan lanjutan |
| Risiko Privasi | Tinggi jika banyak penerima | Sangat aman |
Etika Penggunaan Cc dan Bcc yang Benar
✅ Gunakan Cc Jika:
- Anda ingin transparansi siapa saja yang terlibat
- Email bersifat internal atau semi-formal
- Semua penerima saling mengenal
✅ Gunakan Bcc Jika:
- Mengirim email ke banyak pelanggan atau subscriber
- Mengirim pengumuman massal
- Ingin menjaga data email penerima
- Ingin mencegah spam “Reply All”
🚫 Hindari:
- Mengirim email promosi massal dengan Cc
- Membagikan alamat email pelanggan tanpa izin
Kesimpulan
Memahami perbedaan Cc dan Bcc adalah bagian penting dari etika komunikasi digital.
- Cc digunakan untuk transparansi dan kolaborasi
- Bcc digunakan untuk keamanan, privasi, dan email massal
Kesalahan kecil dalam memilih kolom ini bisa berdampak besar pada reputasi bisnis Anda.
Kirim Email Massal Lebih Aman dengan Mailketing
Menggunakan Bcc secara manual untuk mengirim email ke ratusan bahkan ribuan orang:
- Melelahkan
- Berisiko salah kirim
- Mudah dianggap spam oleh provider email
Dengan Mailketing, Anda tidak perlu lagi menggunakan Cc atau Bcc untuk promosi.
Keunggulan Mailketing:
- Email dikirim personal satu per satu secara otomatis
- Nama penerima bisa muncul langsung di email
- Privasi data pelanggan terjaga 100%
- Delivery rate lebih tinggi & profesional
👉 Kirim Email Promosi Profesional Tanpa Ribet Bcc di Mailketing!






