Buat kamu yang sudah lama main di dunia email marketing, sering banget kejadian seperti ini:
Awalnya:
- Open rate bagus
- Inbox lancar
- Campaign perform
Beberapa bulan kemudian:
- Email makin sering masuk spam
- Open rate turun drastis
- Subject sudah diubah-ubah tapi tetap jeblok
Lalu muncul asumsi klasik:
“Kayaknya subject email gue kurang menarik”
Padahal… itu cuma 50% penyebabnya.
Masalah Utama: Engagement, Bukan Sekadar Subject
Algoritma Gmail, Yahoo, dan Outlook tidak hanya membaca isi email, tapi membaca perilaku penerima email.
Masalah yang sering terjadi:
- Banyak orang punya email hanya untuk daftar
- Email jarang dibuka
- Bahkan punya akun email “bayangan” yang tidak aktif sama sekali
Akibatnya:
- Open rate rendah
- Click rate rendah
- Engagement jeblok
📉 Walaupun bounce kecil, low engagement tetap bisa bikin:
- Masuk Spam
- Masuk tab Promotion (ini versi “masih mending”)
Bounce vs Engagement (Penting Dipahami)
- Bounce tinggi
➜ Risiko reject & spam langsung - Engagement rendah
➜ Pelan-pelan digeser ke spam / promotion
Dan ini sering terjadi karena:
- Database kotor
- Terlalu sering kirim email marketing
- Jarang kirim email yang “dipaksa dibuka”
Solusi Utama: Auto Clean List + Email Pasti Dibuka
1️⃣ Auto Clean List (Wajib)
Membersihkan:
- Email tidak aktif
- Ghost subscriber
- Death email
➡ Mengurangi beban reputasi domain
2️⃣ Genjot Engagement dengan Email yang Pasti Dibuka
Dan inilah poin yang sering di-miss banyak orang 👇
Email Transaksional, OTP, dan Notifikasi = Senjata Inboxing
Kenapa Email Transaksional Sangat Kuat untuk Inboxing?
Karena email ini:
- Ditunggu
- Dibutuhkan
- Dipaksa dibuka
Bahkan kalau masuk spam, user akan menandai “Not Spam” demi bisa mengakses isinya.
📌 Ini sinyal positif besar untuk algoritma inbox.
Contoh Kasus Nyata yang Efektif
1️⃣ Email Registrasi + Double Opt-in / OTP
User:
- Daftar akun
- Harus buka email
- Klik link / masukkan kode OTP
➡ Engagement dipaksa terjadi
➡ Inbox provider “percaya” domain kamu
2️⃣ Login dengan OTP Email
Tidak buka email = tidak bisa login.
Simple, tapi:
- Open rate hampir 100%
- Read time tinggi
- Inbox placement kuat
3️⃣ Forgot Password
Email wajib dibuka, bahkan sering di-refresh.
➡ Salah satu email paling “disukai” inbox provider
4️⃣ Email Transaksi & Notifikasi
Contoh:
- Invoice
- Status order
- Notifikasi komisi affiliate (ini paling nagih 😄)
User malah:
“Tolong kirimin notifikasi emailnya terus ya”
📈 Engagement alami & berulang
Strategi Inboxing yang Jarang Disadari
Banyak orang:
- Kumpulin database
- Kirim email marketing terus
Padahal strategi yang sehat:
- Email Transaksional & OTP → bangun reputasi
- Email Notifikasi → jaga engagement
- Email Marketing → baru jualan
Bukan dibalik.
Implementasi di Sistem Kamu
🔹 Jika Pakai WordPress
- Gunakan plugin:
- OTP Email
- Login OTP
- Email transaksi via SMTP/API
- Banyak plugin gratis tersedia
🔹 Jika Pakai Sistem Sendiri
- Terapkan:
- Register OTP
- Login OTP
- Forgot password via email
- Notifikasi transaksi
Mailketing Mendukung Email Transaksional & OTP
Mailketing mendukung:
- SMTP Relay
- API Send Email
Untuk kebutuhan:
- Email Transaksi
- OTP
- Notifikasi sistem
- Email marketing
Semua bisa dikirim dari 1 domain reputasi yang sama, sehingga inboxing makin stabil.
Kesimpulan
Jika kamu ingin:
- Email masuk inbox
- Bahkan sering ke Primary
- Reputasi domain naik stabil
Maka:
- Jangan hanya kirim email marketing
- Kirim email yang pasti dibuka
- Manfaatkan email transaksi, OTP, dan notifikasi
Inboxing bukan cuma soal subject, tapi perilaku user terhadap email kamu.





