Di era serba digital seperti sekarang, peluang bisnis dan kemudahan transaksi memang semakin terbuka lebar. Namun di balik kemudahan tersebut, ada risiko besar yang juga ikut berkembang—salah satunya adalah scam.
Mungkin Anda pernah:
- Menerima pesan WhatsApp berisi hadiah miliaran rupiah
- Mendapat email yang mengatasnamakan bank dan meminta klik link
- Melihat penawaran bisnis yang keuntungannya “terlalu indah”
Jika iya, bisa jadi itu adalah bagian dari modus penipuan (scam).
Memahami apa itu scam dan bagaimana cara kerjanya adalah langkah pertama untuk melindungi diri, data pribadi, dan aset bisnis Anda.
Apa Itu Scam?
Secara sederhana, Scam adalah skema penipuan yang dirancang untuk:
- Mengambil uang
- Mencuri data pribadi
- Mendapatkan informasi sensitif seperti password, OTP, atau akses akun
Pelaku scam disebut scammer.
Mereka tidak menyerang secara teknis saja, tapi juga memanipulasi psikologi korban, misalnya dengan:
- Menimbulkan rasa takut (akun akan diblokir, data bocor)
- Memberi harapan palsu (menang undian, keuntungan besar)
Akibatnya, korban sering bertindak terburu-buru tanpa berpikir panjang.
Jenis-Jenis Scam yang Sering Terjadi
Berikut beberapa jenis scam paling umum yang sering ditemui, khususnya di Indonesia:
1. Phishing
Penipuan melalui:
- SMS
Scammer menyamar sebagai:
- Bank
- Kurir
- Marketplace
- Provider layanan digital
Tujuannya adalah mencuri:
- Username & password
- Data kartu
- Kode OTP
2. Scam Hadiah atau Undian
Korban diberi tahu memenangkan:
- Undian
- Giveaway
- Hadiah uang atau barang mewah
Namun diminta membayar:
- Pajak
- Biaya administrasi
- Biaya pengiriman
Setelah uang dikirim, pelaku menghilang.
3. Online Shop Scam
Scammer menawarkan barang:
- Harga sangat murah
- Stok terbatas
- Tekanan untuk cepat transfer
Setelah pembayaran dilakukan:
- Barang tidak dikirim
- Penjual tidak bisa dihubungi
4. Impersonation Scam
Pelaku berpura-pura menjadi:
- Teman
- Kerabat
- Atasan
- Rekan bisnis
Biasanya menggunakan alasan darurat seperti:
- Kecelakaan
- Kehilangan dompet
- Butuh dana cepat
Ciri-Ciri Pesan Scam yang Harus Diwaspadai
Agar lebih waspada, perhatikan tanda-tanda berikut:
⚠️ Urgensi Berlebihan
Pesan memaksa Anda bertindak cepat:
“Klik sekarang atau akun Anda akan diblokir selamanya!”
🔐 Meminta Informasi Sensitif
Scammer sering meminta:
- OTP
- PIN
- Password
Ingat: instansi resmi tidak pernah meminta data ini melalui chat atau telepon.
💰 Tawaran Terlalu Muluk
Janji:
- Untung besar
- Modal kecil
- Tanpa risiko
Jika terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan, biasanya memang tidak nyata.
✍️ Bahasa dan Penulisan Aneh
Ciri umum pesan scam:
- Banyak typo
- Tata bahasa tidak rapi
- Terjemahan terasa kaku
🔗 Link yang Mencurigakan
Contoh:
bank-mandirri.comsecure-bni-verifikasi.net
Sekilas mirip, tapi bukan domain resmi.
Tips Melindungi Diri dari Scammer
Berikut langkah praktis yang bisa langsung Anda terapkan:
1. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Gunakan 2FA di:
- Media sosial
- Akun bisnis
Ini lapisan keamanan ekstra jika password bocor.
2. Jangan Pernah Membagikan OTP
OTP adalah kunci utama akun Anda.
Siapa pun yang memilikinya bisa mengambil alih akun Anda.
3. Lakukan Verifikasi Langsung
Jika menerima pesan mencurigakan:
- Hubungi nomor resmi instansi
- Telepon langsung teman atau kerabat yang menghubungi Anda
Jangan hanya membalas pesan tersebut.
4. Gunakan Layanan Digital yang Terpercaya
Untuk aktivitas bisnis seperti email marketing:
- Pilih layanan yang memiliki sistem keamanan
- Memiliki kebijakan anti-scam & anti-spam
- Menjaga reputasi penggunanya
Kesimpulan
Scam akan selalu ada dan terus berkembang seiring teknologi.
Kuncinya bukan hidup dalam ketakutan,
melainkan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital.
Selalu:
- Gunakan logika
- Jangan terburu-buru
- Curigai tawaran yang terlalu menggiurkan
Dengan begitu, Anda bisa tetap aman di dunia digital.
Komitmen Keamanan di Mailketing
Di Mailketing, keamanan pengguna adalah prioritas utama.
Kami menerapkan:
- Sistem verifikasi ketat
- Kebijakan anti-scam & anti-spam
- Infrastruktur yang menjaga reputasi pengirim email
Dengan Mailketing, Anda bisa:
- Berkomunikasi secara profesional
- Menjaga kepercayaan pelanggan
- Terhindar dari penyalahgunaan sistem untuk aktivitas scam
👉 Mulai Kirim Email Marketing dengan Aman di Mailketing Sekarang!







