Tingkatkan Penjualan Dengan Partnership

Banyak pemilik toko online yang sibuk menjalankan bisnis, sampai lupa melihat manfaat potensial dan pentingnya partnership. Bukan hanya untuk mendatangkan lebih banyak pembeli dan meningkatkan penjualan, tetapi juga untuk menciptakan hubungan positif dengan pemain lain di industri yang sama.

Membangun partnership adalah salah satu elemen penting untuk kesuksesan jangka panjang suatu bisnis. Partnership adalah taktik marketing yang banyak digunakan oleh brand besar karena efektif dari segi biaya, memberikan value lebih untuk semua pihak, dan disukai oleh para pembeli.

Bisnis yang dikembangkan bersama akan lebih mungkin untuk mencapai tujuan atau keberhasilan karena adanya sinergi dan kerjasama. Modal untuk mengembangkan bisnis juga biasanya akan lebih mudah didapatkan karena kesempatannya menjadi semakin besar. Ditambah, jika ada komitmen harta pribadi untuk menambah modal usaha.

Oleh karena itu, coba pertimbangkan kerjasama dan kolaborasi apa yang bisa Anda tawarkan dengan pihak lain untuk meningkatkan penjualan toko online Anda.

Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Partnership

Kita lihat apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan toko online melalui partnership:

1. Revenue Partner

Rekanan yang bisa memberikan keuntungan ini bisa saja berasal dari:

Pelanggan VIP

Pelanggan VIP merupakan konsumen setia yang sering sekali membeli dalam jumlah cukup banyak. Biasanya pelanggan seperti ini mengharapkan perlakuan istimewa yang tidak bisa didapatkan oleh pelanggan biasa, seperti paket pembelian khusus yang sesuai dengan kebutuhan mereka atau asisten pribadi toko online yang khusus membantu mengurus segala keperluan pembelian mereka.

Reseller dengan tingkat penjualan tinggi

Anda bisa bekerja sama dengan perseorangan, toko fisik dan showroom, atau channel penjualan lain untuk memperluas jangkauan penjualan produk toko online Anda. Namun, pastikan Anda memberikan mereka reward khusus bila sudah mendatangkan banyak pembeli, dan jelajahi cara lain agar mereka bisa meningkatkan penjualan lebih tinggi lagi.

Kalau Anda memang ingin menjadikan mereka sebagai partner, coba mulai bangun rencana khusus untuk mulai melakukan kerjasama, seperti membuat paket pembelian khusus atau diskon yang lebih besar.

2. Aliansi

Dengan aliansi, Anda dan partner bisa berkolaborasi dan bertukar value, serta membangun dan berbagi banyak manfaat marketing secara cerdas. Untuk itu Anda bisa membuat grup atau bergabung dengan kelompok lain untuk membuat promosi atau kegiatan penjualan bersama. Sebagai contoh:

  • Toko baju online bisa bekerjasama dengan toko online lain yang menjual aksesori, tas, atau sepatu untuk membuat paket fashion khusus.
  • Toko kosmetik online bisa berkolaborasi dengan make-up artist atau penata rambut untuk memberikan penawaran make over spesial bagi pembeli.

Carilah kelompok atau komunitas pebisnis yang anggotanya aktif melakukan kegiatan bersama. Anda juga bisa melakukan pendekatan langsung pada bisnis tertentu yang produk atau jasanya bisa dikolaborasikan dengan produk yang dijual toko online Anda.

3. Promosi dan Public Relation

Partnership ini memungkinkan Anda untuk memanfaatkan value tambahan dengan menyesuaikan aktifitas marketing agar sesuai dengan bisnis lain. Satu hal yang harus Anda ingat adalah uang bukan alat tukar satu-satunya. Anda bisa meningkatkan penjualan dengan melakukan hal sederhana, seperti bertukar kupon diskon atau bertukar link dengan toko online lain yang menjadi partner.

Bisa juga dengan menawarkan produk atau service secara gratis sebagai cara mudah dan cerdas untuk memanfaatkan dan menegosiasikan publisitas di media promosi atau event lokal.

Risiko Partnership Yang Perlu Diperhatikan

Meski kemitraan dalam bisnis bisa menghasilkan banyak keuntungan, tetapi Anda juga perlu memahami risikonya. Inilah risiko yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan partnership:

  1. Kewajiban tanpa batas saat menjalankan bisnis, kecuali untuk mitra pastif dan mitra komanditer. Jika ada hutang bisnis, kamu harus bertanggungjawab penuh sehingga mungkin saja akan menggunakan harta pribadi untuk mengatasinya.
  2. Apabila ada mitra yang ingin menyudahi perjanjian, prosesnya bisa sangat sulit. Hal ini karena mereka perlu menjual saham ke mitra lain atau harus mencari mitra baru untuk melanjutkan kerjasama.
  3. Bisnis yang dijalankan oleh lebih dari satu orang dalam kemitraan ini biasanya lebih rawan konflik. Maka, perlu kehati-hatian dalam menjalankannya karena perlu kesepakatan bersama dan komitmen tinggi.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Comment

Ilmu Bermanfaat

Lainnya

Apa Perbedaan Entrepreneur dan Intrapreneur?

Apa Itu Intrapreneur? Intrapreneur adalah pelaku utama dari kegiatan intrapreneurship, yaitu karyawan perusahaan dengan jiwa wirausaha. Seorang intrapreneur memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan seolah itu adalah

Mailketing by Regrow

PT. Digital Bertuah Nusantara
Jl. Mangga No. 94B
Pekanbaru - Riau
Indonesia

© 2022 mailketing.co.id All rights reserved. ‍