Banyak orang mengira jualan lewat email itu sulit.
Padahal, yang sulit bukan mengirim email, melainkan menulis pesan yang mau dibaca.
Email bisa terkirim ribuan kali dalam hitungan detik.
Namun, tanpa copywriting yang tepat, hasilnya tetap nol.
Di sinilah peran copywriting email menjadi krusial.
Bukan soal kata-kata indah, tapi soal komunikasi yang menggerakkan tindakan.
Tanpa struktur yang benar, email Anda hanya akan:
- dibuka sekilas, atau
- langsung masuk folder sampah.
👉 Jadi, bagaimana cara menulis email yang benar-benar menghasilkan profit?
Mari kita bedah pelan-pelan.
Struktur Copywriting Email yang Menghasilkan Konversi
Copywriting email yang efektif selalu mengikuti alur logika pembaca.
Bukan logika penjual.
1️⃣ Subjek Email: Si Penentu Nasib
Subjek email adalah iklan untuk email Anda.
Jika gagal di sini, isi email tidak akan pernah dibaca.
Gunakan pendekatan berikut secara bergantian:
🔥 Curiosity (Rasa Penasaran)
Contoh:
“Saya hampir menyerah, sampai hal ini terjadi…”
🎯 Benefit (Keuntungan Nyata)
Contoh:
“Cara hemat biaya iklan hingga 50%”
💎 Personalisasi
Gunakan nama penerima agar terasa lebih privat dan personal.
Namun, ingat satu hal penting:
👉 Subjek harus relevan dengan isi email.
Jangan menjebak pembaca dengan clickbait kosong.
2️⃣ Opening: Jabat Tangan Digital
Setelah email dibuka, baris pertama menentukan segalanya.
Di sinilah banyak email gagal karena langsung jualan.
Opening yang baik:
- menyapa dengan hangat
- relevan dengan kondisi pembaca
- memancing rasa “ini gue banget”
🎯 Contohnya:
“Pernah merasa capek promosi, tapi hasilnya segitu-gitu saja?”
Kalimat seperti ini membuat pembaca berhenti scrolling dan lanjut membaca.
3️⃣ Body: Cerita dan Solusi
Di bagian ini, jangan langsung pamer produk.
Gunakan pendekatan cerita dan solusi.
Orang tidak suka dijuali.
Namun, orang suka mendengarkan cerita yang relevan dengan masalah mereka.
🔥 Gunakan storytelling sederhana:
- masalah yang sering dialami
- kesalahan umum
- solusi yang Anda temukan
- hasil yang didapat
Selain itu:
- gunakan paragraf pendek
- satu ide per kalimat
- ramah dibaca di layar HP
Semakin mudah dibaca, semakin besar peluang diklik.
4️⃣ CTA: Instruksi yang Jelas
Banyak email gagal bukan karena copy-nya buruk,
melainkan karena tidak memberi instruksi jelas.
Jangan biarkan pembaca bertanya:
“Habis ini gue harus ngapain?”
🎯 Contoh CTA yang efektif:
- “Amankan slot diskon Anda di sini”
- “Mulai belajar gratis sekarang”
- “Daftar webinar sebelum penuh”
Satu email = satu tujuan utama.
Fokuskan CTA Anda pada satu tindakan saja.
Tips Menulis Copywriting di Classic Editor Mailketing
Copywriting yang kuat tidak butuh desain ribet.
Bahkan, email yang terlihat seperti “kiriman teman” sering kali lebih laku.
Berikut cara praktis menulis copywriting di Mailketing:
🎯 Manfaatkan Classic Editor
Fokuslah pada teks.
Gunakan Bold untuk poin penting dan Italic untuk penekanan nada bicara.
Layout yang bersih membuat pesan lebih menonjol.
🔥 Gunakan Placeholder Nama
Manfaatkan tag personalisasi nama agar email terasa dikirim khusus untuk satu orang, bukan email massal.
💡 Optimalkan Footer sebagai Backup
Tidak semua orang nyaman membalas email.
Pastikan footer berisi:
- nomor WhatsApp
- link sosial media
- kontak aktif lainnya
Ini memberi jalur alternatif bagi pembaca yang tertarik.
Teknik Psikologi dalam Copywriting Email
Copywriting email yang efektif hampir selalu memanfaatkan prinsip psikologi dasar.
Gunakan secara jujur dan proporsional:
🔥 Scarcity (Kelangkaan)
“Hanya tersisa 5 kupon lagi.”
⚡ Urgency (Urgensi)
“Promo berakhir malam ini jam 12.”
👥 Social Proof (Bukti Sosial)
“Sudah 1.000+ orang merasakan manfaatnya.”
Namun, jangan dibuat-buat.
Sekali pembaca merasa dibohongi, trust akan sulit kembali.
Kesimpulan
Copywriting email yang sukses bukan soal kata-kata puitis.
Melainkan soal pesan yang relevan, solutif, dan jelas arah tindakannya.
Fokuslah pada struktur:
- subjek yang memikat
- opening yang relate
- body yang memberi solusi
- CTA yang tegas
Ingat, email marketing adalah permainan jangka panjang.
Semakin baik cara Anda berkomunikasi, semakin kuat loyalitas pelanggan Anda.
Siap Menulis Email yang Menghasilkan Penjualan?
Jangan biarkan ide bagus Anda berhenti di kepala.
Mulailah tulis draf email Anda dan gunakan sistem yang memudahkan personalisasi ke ribuan kontak sekaligus.






