Saat ingin mengirim email dalam jumlah besar—baik untuk newsletter, promo, atau notifikasi sistem—biasanya muncul dua opsi:
- kirim langsung dari Email Hosting
- atau pakai SMTP Relay
Sekilas kelihatannya sama-sama bisa kirim email.
Tapi di dunia email delivery, yang kelihatan sama itu justru sering bikin masalah.
Salah pilih tools bisa berujung:
- email masuk spam
- domain kena reputasi jelek
- bahkan akun hosting diblokir
Biar gak salah langkah, mari kita bedah perbedaannya satu per satu.
1️⃣ Apa Itu Email Hosting?
Email Hosting adalah layanan yang menyediakan:
- inbox email
- storage email
- kirim & terima email harian
Biasanya:
- satu paket dengan hosting website
- atau layanan email hosting terpisah
Fungsi Utama
Digunakan untuk komunikasi personal & operasional, seperti:
- [email protected]
- [email protected]
- balas email customer satu per satu
Kelebihan
- setup mudah
- langsung bisa dipakai
- cocok untuk email harian
Kekurangan (Ini yang sering diabaikan)
❌ Limit pengiriman sangat ketat
Biasanya hanya:
- 100–250 email per jam / hari
❌ Bukan untuk email massal
Server hosting tidak dirancang untuk blast email.
❌ Reputasi IP campuran
Satu server dipakai banyak user.
Kalau ada yang spam, efeknya kena semua.
❌ Risiko akun diblokir
Maksa kirim ribuan email = siap-siap suspend.
👉 Singkatnya:
Email hosting bisa kirim email,
tapi bukan untuk kirim banyak email.
2️⃣ Apa Itu SMTP Relay (Transactional Email Service)?
SMTP Relay adalah layanan khusus untuk pengiriman email volume besar.
Email kamu tidak dikirim langsung dari server kamu,
tapi diteruskan (relay) lewat server khusus yang reputasinya dijaga ketat.
Contoh layanan SMTP Relay:
- Mailketing
- Mailgun
- AWS SES
- Elastic Email
Fungsi Utama
Mengirim email:
- cepat
- stabil
- aman dari spam filter
Kelebihan
✅ Skalabilitas tinggi
Ribuan hingga jutaan email per hari? Aman.
✅ Reputasi IP terjaga
IP dipantau terus, bukan IP “campur aduk”.
✅ Fitur lengkap
- bounce report
- open & click tracking
- SPF, DKIM, DMARC
- auto handling spam & bounce
✅ Kecepatan tinggi
Email dikirim paralel, bukan satu-satu.
Kekurangan
- biasanya ada biaya
(tapi jauh lebih murah daripada risiko spam & banned 😄)
3️⃣ Jadi, Mana yang Lebih Baik untuk Blast Email?
Jawabannya jelas dan tegas:
👉 SMTP Relay adalah pilihan yang benar untuk blast email.
Gunakan Email Hosting untuk:
- komunikasi internal
- balas email manual
- inbox harian
Gunakan SMTP Relay untuk:
- email marketing
- newsletter
- notifikasi transaksi
- OTP & sistem otomatis
Memaksa blast email lewat email hosting itu seperti:
🚚 ngangkut barang satu truk pakai motor
Bisa?
Bisa sih… tapi risikonya besar.
Studi Kasus: Kenapa Mailketing Pakai SMTP Relay?
Mailketing dibangun dari awal sebagai SMTP Relay, bukan email hosting.
Artinya:
- fokus ke delivery
- fokus ke reputasi
- fokus ke inboxing
Saat kamu kirim email lewat Mailketing:
- gak mikirin limit kecil
- gak takut IP rusak
- gak ribet urusan teknis
Kami urus:
- reputasi server
- auto warming
- bounce handling
- spam protection
Kamu cukup:
👉 fokus ke konten
👉 klik kirim
👉 email jalan
Kesimpulan
Gunakan alat sesuai fungsinya.
- 📬 Email Hosting → email personal & operasional
- 🚀 SMTP Relay → blast email profesional & aman
Kalau tujuan kamu:
- email sampai inbox
- kampanye jalan konsisten
- domain tetap sehat
Maka SMTP Relay bukan pilihan tambahan, tapi keharusan.
Coba SMTP Relay Mailketing
Mailketing hadir sebagai:
- SMTP Relay lokal Indonesia
- harga masuk akal
- performa stabil
- cocok untuk bisnis & sistem digital
👉 Coba SMTP Relay Mailketing Sekarang & Rasakan Perbedaannya!







