Dalam dunia influencer marketing, dua istilah yang paling sering digunakan adalah Paid Promote dan Endorse. Keduanya sama-sama memanfaatkan audiens influencer atau akun besar, namun cara kerja, biaya, dan dampaknya terhadap penjualan sangat berbeda.
Sayangnya, banyak pemilik bisnis—terutama UMKM dan brand pemula—asal memilih tanpa strategi. Akibatnya, budget promosi habis tapi penjualan tidak naik signifikan.
Agar Anda tidak salah langkah, mari pahami perbedaan Paid Promote dan Endorse secara lengkap di bawah ini.
1. Apa Itu Paid Promote?
Paid Promote adalah layanan promosi di mana brand menyediakan materi iklan sendiri, lalu influencer atau akun publik hanya bertugas mengunggahnya.
Materi tersebut bisa berupa:
- Foto produk
- Video promosi
- Caption iklan
- Link marketplace atau WhatsApp
Cara Kerja Paid Promote
➡️ Brand kirim materi
➡️ Akun/influencer mengunggah
➡️ Konten tayang sesuai jadwal
Kelebihan Paid Promote
- Eksekusi sangat cepat (bahkan bisa di hari yang sama)
- Biaya relatif lebih murah
- Pesan promosi 100% sesuai keinginan brand
Kekurangan Paid Promote
- Terlihat seperti iklan formal
- Tingkat kepercayaan audiens cenderung lebih rendah
- Engagement sering lebih kecil dibanding endorse
2. Apa Itu Endorse?
Endorse adalah kerja sama promosi di mana influencer menggunakan dan mereview produk secara langsung, lalu membuat konten berdasarkan pengalaman pribadi mereka.
Konten bisa berupa:
- Review video
- Story pemakaian produk
- Testimoni jujur
- Konten kreatif sesuai gaya influencer
Cara Kerja Endorse
➡️ Brand kirim produk
➡️ Influencer mencoba produk
➡️ Influencer membuat & mengunggah konten
Kelebihan Endorse
- Lebih natural dan terasa organik
- Membangun kepercayaan (trust) audiens
- Konten lebih kreatif dan relatable
- Potensi konversi lebih tinggi
Kekurangan Endorse
- Biaya lebih mahal
- Proses lebih lama
- Kualitas konten tergantung kreativitas influencer
Tabel Perbandingan Paid Promote vs Endorse
| Aspek | Paid Promote | Endorse |
|---|---|---|
| Materi Konten | Disediakan brand | Dibuat influencer |
| Autentisitas | Terlihat seperti iklan | Terlihat seperti rekomendasi |
| Biaya | Lebih murah | Lebih mahal |
| Waktu Eksekusi | Cepat | Lebih lama |
| Tingkat Trust | Rendah–sedang | Tinggi |
| Cocok Untuk | Promo cepat & massal | Branding & penjualan jangka panjang |
Mana yang Harus Anda Pilih?
Pilih Paid Promote Jika:
- Sedang mengadakan flash sale
- Promo terbatas waktu
- Launching produk atau toko baru
- Budget terbatas tapi ingin jangkauan luas
Pilih Endorse Jika:
- Ingin membangun kepercayaan brand
- Produk perlu penjelasan detail
- Target pasar butuh edukasi
- Fokus penjualan jangka panjang
💡 Strategi terbaik: kombinasikan Paid Promote untuk awareness dan Endorse untuk trust & closing.
Kesimpulan
Paid Promote dan Endorse bukan soal mana yang lebih bagus, tapi mana yang paling sesuai dengan tujuan bisnis Anda.
- Paid Promote unggul di kecepatan dan jangkauan
- Endorse unggul di kepercayaan dan konversi
Jika digunakan dengan strategi yang tepat, keduanya bisa saling melengkapi dan meningkatkan penjualan secara signifikan.
Kelola Hasil Paid Promote & Endorse dengan Mailketing
Baik dari Paid Promote maupun Endorse, trafik yang masuk ke bisnis Anda adalah aset berharga. Jangan biarkan mereka hanya melihat lalu pergi.
Dengan Mailketing, Anda bisa:
- Mengumpulkan leads dari influencer
- Menindaklanjuti calon pembeli secara otomatis
- Mengubah traffic menjadi pembeli loyal lewat email
📩 Jangan berhenti di view—lanjutkan ke closing bersama Mailketing.





