Harga Domain Email: Rincian Biaya dan Cara Memilih yang Tepat

Harga domain email adalah biaya pembelian dan perpanjangan nama domain yang dipakai sebagai bagian dari alamat email bisnis, misalnya [email protected]. Domain dibeli per tahun, dan biaya ini terpisah dari biaya mailbox atau layanan pengiriman email.

Poin utama yang dibahas:

  1. Kisaran harga domain per ekstensi
  2. Biaya perpanjangan dan biaya tersembunyi
  3. Domain untuk email vs domain untuk website
  4. Cara memilih domain yang tepat
  5. Cara menekan biaya domain

Kisaran Harga Domain Email di Indonesia

Harga domain bergantung pada ekstensi. Berikut gambaran umum yang berlaku:

EkstensiHarga Tahun PertamaHarga Perpanjangan/Tahun
.comRp120.000–Rp180.000Rp150.000–Rp200.000
.idRp150.000–Rp250.000Rp200.000–Rp300.000
.co.idRp200.000–Rp300.000Rp250.000–Rp400.000
.netRp150.000–Rp200.000Rp180.000–Rp250.000
.my.idRp15.000–Rp30.000Rp20.000–Rp40.000
.xyzRp20.000–Rp50.000Rp150.000–Rp300.000

Perhatikan ekstensi seperti .xyz atau promo “murah tahun pertama”: harga perpanjangannya sering jauh lebih tinggi. Hitung total 3 tahun sebelum memutuskan.

Biaya yang Sering Terlupakan

  • Perpanjangan — harga tahun pertama sering diskon, tahun berikutnya normal.
  • Privasi WHOIS — sebagian registrar menagih biaya tambahan.
  • Biaya transfer registrar — kadang ada, kadang gratis.
  • Pajak — PPN berlaku untuk pembelian domain.
  • Denda telat perpanjang — domain bisa diambil orang lain jika kedaluwarsa.

Domain untuk Email: Sama atau Berbeda dengan Website?

Satu domain bisa dipakai untuk website sekaligus email. Namun ada baiknya mempertimbangkan pemisahan:

KebutuhanRekomendasi
Bisnis kecil, satu brandSatu domain untuk website & email
Kirim email massal/campaignSubdomain khusus, mis. mail.domain.com
Reputasi pengirimanSubdomain terpisah melindungi domain utama

Memisahkan subdomain pengiriman membantu menjaga reputasi domain utama jika terjadi masalah deliverability. Detailnya dapat dibaca pada panduan mengapa bisnis perlu email domain sendiri.

Cara Memilih Domain untuk Email Bisnis

  1. Pilih nama pendek dan mudah diingat — hindari angka dan tanda hubung.
  2. Gunakan nama brand — bukan nama pribadi, agar bisa diwariskan.
  3. Utamakan .com atau .co.id — lebih dipercaya pelanggan.
  4. Cek riwayat domain — hindari domain bekas spam atau judi.
  5. Aktifkan auto-renew — mencegah domain hilang karena lupa.

Cara Menekan Biaya Domain

  • Beli 2–5 tahun sekaligus untuk menghindari kenaikan harga.
  • Bandingkan registrar lokal (pembayaran rupiah) dengan registrar internasional (potensi selisih kurs).
  • Hindari ekstensi promosi yang mahal saat diperpanjang.
  • Pisahkan domain strategis (jangan taruh seluruh bisnis di satu domain jika risiko tinggi).

Biaya domain hanyalah satu komponen. Untuk total biaya email lengkap, lihat harga email domain perusahaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga domain email per tahun?

Domain .com sekitar Rp150.000–Rp200.000 per tahun, .id Rp200.000–Rp300.000, .co.id Rp250.000–Rp400.000, dan .my.id sekitar Rp20.000–Rp40.000. Harga tahun pertama biasanya lebih murah.

Apakah harga domain email terpisah dari biaya mailbox?

Ya. Domain adalah biaya sewa nama per tahun, sedangkan mailbox atau layanan pengiriman email punya skema biaya tersendiri, bisa bulanan, per user, atau per email terkirim.

Apakah domain .xyz murah cocok untuk email bisnis?

Kurang disarankan. Meski murah di tahun pertama, perpanjangannya bisa sangat mahal dan ekstensi ini sering dikaitkan dengan spam sehingga menurunkan kepercayaan pelanggan.

Apakah perlu domain terpisah untuk kirim email massal?

Sebaiknya gunakan subdomain khusus, misalnya mail.domainanda.com, untuk pengiriman massal. Ini melindungi reputasi domain utama dari risiko deliverability.

Siap mulai? Daftar gratis Mailketing sekarang.

Related Articles​