Dalam bisnis, ada satu prinsip sederhana.
Apa yang tidak diukur, tidak bisa ditingkatkan.
Banyak pebisnis merasa campaign mereka sukses.
Namun angka di rekening tidak ikut naik.
Masalahnya, mereka hanya melihat vanity metrics.
Like, share, dan impression bukanlah profit.
Di sinilah pentingnya memahami ROI.
ROI menunjukkan apakah uang marketing Anda benar-benar menghasilkan keuntungan.
Tanpa ROI, Anda hanya menebak.
Rumus Dasar Menghitung ROI
Menghitung ROI sebenarnya tidak rumit.
Anda hanya perlu dua data utama.
Pendapatan dari marketing dan biaya marketing.
Berikut rumus sederhananya:
ROI = (Pendapatan dari Pemasaran β Biaya Pemasaran) / Biaya Pemasaran Γ 100%
Contoh Perhitungan ROI
Misalnya Anda menjalankan iklan selama satu bulan.
Biaya iklan yang Anda keluarkan adalah Rp1.000.000.
Dari campaign tersebut, Anda menghasilkan penjualan Rp5.000.000.
Maka perhitungannya:
π° Pendapatan β biaya = Rp4.000.000
π Rp4.000.000 / Rp1.000.000 = 4
π 4 Γ 100% = 400% ROI
Artinya, setiap Rp1 yang Anda keluarkan menghasilkan Rp4 keuntungan bersih.
Itu baru namanya campaign yang sehat.
Mengapa Menghitung ROI Itu Penting?
Tanpa ROI, Anda tidak tahu strategi mana yang bekerja.
Semua terlihat sibuk, tapi tidak jelas hasilnya.
Dengan ROI, semua jadi objektif.
π― Mengetahui channel paling menguntungkan
π Menghentikan strategi yang merugikan
π‘ Mengambil keputusan berbasis data
π Mengalokasikan budget ke channel terbaik
ROI membuat bisnis Anda lebih rasional.
Insight Penting: ROI Tinggi = Biaya Efisien + Pendapatan Maksimal
Untuk meningkatkan ROI, Anda punya dua opsi.
Meningkatkan pendapatan atau menekan biaya.
Idealnya, Anda melakukan keduanya sekaligus.
Namun, banyak bisnis fokus menambah biaya iklan.
Padahal, efisiensi biaya sering memberi dampak lebih cepat.
Di sinilah email marketing menjadi channel yang sangat powerful.
Biayanya rendah, tapi potensi return sangat tinggi.
Kenapa Email Marketing Memiliki ROI Tertinggi?
Email marketing adalah channel direct.
Anda berkomunikasi langsung dengan orang yang sudah kenal brand Anda.
Tidak perlu bayar algoritma.
Tidak perlu bersaing di timeline.
Dan yang paling penting, Anda punya kontrol penuh atas database.
Maksimalkan ROI dengan Infrastruktur Email yang Tepat
Agar email marketing benar-benar profitable, Anda butuh sistem yang efisien.
Bukan hanya murah, tapi juga punya performa tinggi.
Di sinilah peran Mailketing menjadi krusial.
Mailketing membantu Anda menekan biaya sekaligus meningkatkan hasil.
Bagaimana Mailketing Membantu ROI Bisnis Anda?
Dengan infrastruktur yang tepat, ROI bisa meningkat drastis.
Berikut dampaknya secara langsung ke bisnis Anda:
π° Biaya sangat rendah mulai Rp0,6 per email
π₯ Inboxing tinggi masuk ke tab Primary
βοΈ Sistem Pay Per Usage tanpa biaya bulanan
π Autoresponder untuk penjualan otomatis 24/7
π Auto warming menjaga reputasi domain
Semakin kecil biaya marketing Anda, semakin tinggi ROI yang Anda dapatkan.
Kesalahan Umum Saat Mengukur ROI
Banyak bisnis salah membaca angka.
Akhirnya mengambil keputusan yang salah.
Hindari kesalahan berikut:
β Hanya menghitung omzet, bukan profit
β Mengabaikan biaya tools dan operasional
β Tidak memisahkan channel marketing
β Terlalu fokus pada data jangka pendek
ROI harus dihitung secara realistis.
Bukan sekadar angka yang terlihat bagus.
Kesimpulan
ROI adalah kompas bisnis Anda.
Tanpa ROI, Anda hanya berjalan tanpa arah.
Dengan ROI, Anda tahu mana strategi yang layak dipertahankan.
Dan mana yang harus dihentikan.
Fokuslah pada profit, bukan sekadar aktivitas.
Dan pastikan setiap rupiah marketing menghasilkan dampak nyata.
Ingin Mendapatkan ROI Marketing yang Lebih Tinggi?
Mulai dari langkah paling sederhana.
Tekan biaya marketing tanpa menurunkan kualitas.
Gunakan sistem email yang efisien dan terbukti menghasilkan.
π― Hasilnya?
π Biaya turun
π Profit naik
π Marketing jadi lebih terukur
π Pelajari cara kerja sistemnya di sini:
π Hitung dan Tingkatkan ROI Anda Bersama Mailketing Sekarang






