Pernah bertanya-tanya, bagaimana Gmail atau Yahoo bisa tahu bahwa sebuah email benar-benar dikirim oleh pemilik domain aslinya, bukan oleh penipu atau spammer?
Jawabannya ada pada sistem keamanan email yang bekerja di balik layar.
Dalam email marketing, sistem ini menentukan apakah email Anda layak dipercaya atau tidak.
Salah satu pondasi terpenting dari sistem tersebut adalah SPF Record.
Jika Anda menggunakan layanan email seperti Mailketing, maka mengatur SPF Record bukan opsional, melainkan wajib. Tanpa SPF, email Anda berisiko besar dianggap palsu dan berakhir di folder spam.
Apa Itu SPF Record?
SPF (Sender Policy Framework) adalah sebuah TXT Record yang dipasang di pengaturan DNS domain Anda.
Sederhananya, SPF adalah:
đź“‹ Daftar resmi server yang diizinkan mengirim email atas nama domain Anda
Bayangkan SPF seperti daftar tamu VIP.
- Anda menuliskan server mana saja yang boleh mengirim email menggunakan domain Anda (misalnya:
@bisnisanda.com) - Jika email dikirim dari server yang terdaftar → email dianggap sah
- Jika dikirim dari server yang tidak terdaftar → email dicurigai sebagai spam atau penipuan
Mengapa SPF Record Sangat Penting?
1. Mencegah Email Spoofing
Email spoofing adalah teknik di mana penjahat siber:
- Memalsukan alamat pengirim
- Mengaku berasal dari bank, brand, atau perusahaan Anda
Tanpa SPF:
- Domain Anda bisa dipakai orang lain untuk menipu
- Reputasi domain Anda rusak
Dengan SPF:
- Hanya server resmi yang boleh mengirim email
- Penipu akan langsung tertolak oleh server penerima
2. Meningkatkan Deliverability Email
Provider besar seperti:
- Gmail
- Yahoo
- Outlook
Sangat ketat dalam memverifikasi pengirim email.
Tanpa SPF:
- Email massal Anda dianggap pengirim anonim
- Reputasi domain rendah
- Email sulit masuk inbox
Dengan SPF:
- Identitas domain Anda tervalidasi
- Reputasi pengirim meningkat
- Peluang inboxing jauh lebih besar
3. Menghindari Folder Spam
Server penerima butuh alasan untuk mempercayai email Anda.
SPF berfungsi sebagai:
- ✔️ Lampu hijau
- ✔️ Bukti autentikasi
- ✔️ Validasi identitas domain
Tanpa SPF, server penerima:
- Tidak punya alasan untuk percaya
- Lebih aman membuang email Anda ke spam
Contoh Bentuk SPF Record
Secara teknis, SPF Record terlihat seperti baris TXT sederhana, contohnya:
v=spf1 include:spf.mailketing.id ~all
Penjelasannya:
- v=spf1
Menandakan ini adalah SPF versi 1 - include:spf.mailketing.id
Mengizinkan server Mailketing mengirim email atas nama domain Anda - ~all
Jika ada server lain yang mencoba mengirim:- Tidak langsung ditolak
- Tapi ditandai sebagai soft fail (biasanya masuk spam)
📌 Untuk campaign serius, konfigurasi SPF yang benar sangat krusial.
Cara Setting SPF Record di Mailketing
Tenang, Anda tidak perlu jadi ahli IT.
Secara umum langkahnya hanya 3:
- Login ke panel domain
- cPanel
- Cloudflare
- Niagahoster
- Rumahweb
- atau DNS manager lainnya
- Masuk ke DNS Management / Zone Editor
- Tambahkan TXT Record
- Nama:
@atau domain Anda - Value: SPF Record dari dashboard Mailketing
- Nama:
📌 Semua nilai SPF sudah disiapkan langsung oleh Mailketing, tinggal copy–paste.
Kesalahan Umum Saat Setting SPF
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- SPF dobel (lebih dari satu record SPF)
- Salah copy record
- Terlalu banyak include
- Salah policy (
-allterlalu agresif)
👉 Untuk referensi visual dan contoh kasus, silakan tonton video berikut:
Kesimpulan
SPF Record adalah fondasi keamanan dan reputasi email domain Anda.
Tanpa SPF:
- Email Anda terlihat mencurigakan
- Mudah masuk spam
- Reputasi domain rusak
Dengan SPF yang benar:
- Email punya identitas resmi
- Deliverability meningkat
- Inbox rate jauh lebih tinggi
Sebagus apa pun konten email Anda, tanpa SPF, email tetap bisa gagal total.
Setting Email Jadi Mudah Bersama Mailketing
Bingung dengan istilah teknis seperti:
- SPF
- DKIM
- Authentication
- DNS Record?
Tenang.
Di dashboard Mailketing, Anda akan mendapatkan:
- Panduan step-by-step
- Instruksi jelas & simpel
- Bantuan tim support jika terjadi kendala





