Email Blast vs Autoresponder: Mana yang Harus Anda Gunakan dan Kapan Waktunya?

Dalam dunia email marketing, ada dua “senjata” utama yang wajib Anda kuasai: Email Blast (Campaign) dan Autoresponder (Automation).

Meskipun keduanya sama-sama mengirim email ke pelanggan, fungsi dan timing-nya beda banget. Salah pilih bisa bikin strategi Anda mengganggu pelanggan… atau malah hilang momentum closing.

Yuk, kita bedah kapan harus Blast dan kapan membiarkan Autoresponder bekerja.


1. Email Blast (Email Campaign)

Email Blast adalah pengiriman satu pesan secara massal ke seluruh atau sebagian besar daftar kontak Anda di waktu yang sama. Biasanya dikirim manual, sekali jalan.

Kapan Harus Melakukan Email Blast?

  • Promo Terbatas & Flash Sale: Diskon cuma berlaku tanggal tertentu (misal Promo 2.2 atau Gajian Sale).
  • Peluncuran Produk Baru: Pengumuman besar ke seluruh audiens sekaligus.
  • Update Berita Penting: Perubahan kebijakan, pemeliharaan sistem, info mendesak.
  • Newsletter Mingguan: Bagikan artikel blog atau tips rutin setiap minggu.

💡 Tips: Gunakan segmentasi di Mailketing sebelum blast agar email cuma ke orang relevan → Open Rate naik.


2. Email Autoresponder (Email Automation)

Autoresponder adalah serangkaian email yang terkirim otomatis berdasarkan trigger tertentu. Misal: saat ada yang daftar atau setelah beli produk.

Kapan Pakai Autoresponder?

  • Welcome Series: Email sambutan saat orang baru gabung → open rate tertinggi.
  • Pengiriman Lead Magnet: Kirim e-book, voucher, atau link otomatis setelah form diisi.
  • Edukasi & Nurturing: Konten tips harian untuk bangun trust sebelum penawaran utama.
  • Follow-up Pembayaran: Ingatkan calon pembeli yang belum bayar.

Perbedaan Utama: Manual vs Otomatis

FiturEmail BlastAutoresponder
Waktu KirimDitentukan saat itu jugaBerdasarkan aktivitas pelanggan
Sifat PesanTime-sensitive (sekarang)Evergreen (kapan saja)
TujuanKabar terkini & promosi massalMembangun hubungan & edukasi

Strategi Kombinasi: Cara Terbaik Menggunakannya

Strategi paling killer: gabungkan keduanya.

Contoh:

  1. Autoresponder → kirim tips gratis 3 hari ke pendaftar baru (Nurturing).
  2. Hari ke-4 → Autoresponder kirim penawaran produk.
  3. Stok terbatas → Blast ke semua orang, termasuk pendaftar baru, info sisa 10 produk.

Kesimpulan

  • Email Blast = “Apa yang terjadi sekarang”.
  • Autoresponder = “Perjalanan pelanggan Anda”.

Dengan porsi yang tepat → hemat waktu & tenaga, strategi lebih efektif.


Kelola Blast & Autoresponder dengan Mudah di Mailketing

Mau Autoresponder jangka panjang berjalan tahunan? Atau Email Blast cepat dengan deliverability tinggi?

Mailketing menyediakan semua fitur dalam satu dashboard simpel:

  • Atur urutan email otomatis (Simple Mode)
  • Blast campaign ribuan kontak cukup beberapa klik

[Mulai Automasi Email Anda Sekarang Bersama Mailketing!]

Powered by Mailketing