Dalam menjalankan sebuah bisnis, tidak semua pengeluaran dapat diproses melalui transfer bank atau prosedur administrasi yang panjang. Bayangkan jika Anda harus menunggu persetujuan manajer dan proses transfer hanya untuk membeli satu pack tisu atau membayar parkir tamu. Tentu hal ini tidak efisien dan dapat menghambat aktivitas operasional harian.
Di sinilah Petty Cash atau Kas Kecil berperan penting. Walaupun nilainya relatif kecil, kas kecil memiliki fungsi vital dalam menjaga kelancaran aktivitas bisnis sehari-hari. Artikel ini akan membantu Anda memahami apa itu petty cash, fungsinya, serta bagaimana cara mengelolanya dengan benar.
Apa Itu Petty Cash?
Petty Cash (Kas Kecil) adalah sejumlah dana tunai yang disediakan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran operasional kecil dan rutin, yang tidak praktis jika dibayar menggunakan cek, transfer bank, atau prosedur akuntansi formal lainnya.
Biasanya, dana petty cash disimpan dalam bentuk uang tunai di dalam cash box yang terkunci dan dikelola oleh petugas khusus yang disebut pemegang kas kecil.
Fungsi Utama Petty Cash dalam Bisnis
1. Meningkatkan Efisiensi Operasional
Petty cash membantu mempercepat pengeluaran kecil tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang. Karyawan dapat langsung memenuhi kebutuhan mendesak tanpa menghambat pekerjaan.
2. Membiayai Pengeluaran Tak Terduga
Dalam operasional sehari-hari, sering muncul kebutuhan mendadak seperti membeli materai, membayar jasa teknisi kecil, atau ongkos kirim dokumen penting. Petty cash menjadi solusi cepat untuk kebutuhan tersebut.
3. Menghindari Prosedur Pembayaran yang Tidak Praktis
Menerbitkan cek atau melakukan transfer bank untuk nominal kecil jelas tidak efisien. Kas kecil menghindarkan perusahaan dari proses administrasi yang berlebihan.
Contoh Penggunaan Petty Cash
Beberapa contoh umum penggunaan kas kecil dalam bisnis antara lain:
- Biaya transportasi dan parkir karyawan
- Pembelian alat tulis kantor (ATK)
- Konsumsi rapat kecil atau tamu kantor
- Biaya kebersihan dan perlengkapan toilet
- Ongkos kurir dan pengiriman dokumen
Sistem Pengelolaan Petty Cash
Dalam praktik akuntansi, terdapat dua sistem pengelolaan petty cash yang paling umum digunakan:
1. Imprest Fund System (Sistem Dana Tetap)
Pada sistem ini, jumlah kas kecil selalu tetap. Ketika dana digunakan, pemegang kas kecil akan mengajukan pengisian ulang sebesar total pengeluaran agar saldo kembali ke jumlah awal.
2. Fluctuating Fund System (Sistem Dana Berubah)
Saldo kas kecil tidak ditetapkan secara tetap dan dapat berubah sesuai kebutuhan operasional perusahaan dalam periode tertentu.
Tips Mengelola Petty Cash Agar Aman dan Terkontrol
Agar kas kecil tidak menimbulkan masalah keuangan, berikut beberapa tips penting:
- Catat setiap transaksi dan simpan bukti pembayaran
- Pisahkan uang pribadi dan kas kecil
- Lakukan pengecekan fisik kas secara rutin (opname kas)
- Tentukan batas maksimal pengeluaran petty cash
Kesimpulan
Petty cash memang terlihat sepele, tetapi memiliki peran besar dalam menjaga kelancaran operasional bisnis. Dengan pengelolaan yang rapi dan transparan, pengeluaran kecil tidak akan menjadi sumber masalah keuangan di kemudian hari.
Kelola Promosi Bisnis Seefisien Petty Cash dengan Mailketing
Jika kas kecil mempermudah pengeluaran harian, Mailketing mempermudah promosi bisnis Anda. Dengan biaya yang sangat terjangkau, Anda bisa mengirim email marketing ke ribuan pelanggan secara otomatis tanpa proses rumit dan tanpa biaya bulanan.
Cukup sekali pengaturan, promosi berjalan terus — efisien, terukur, dan hemat biaya.
👉 Optimalkan komunikasi bisnis Anda bersama Mailketing sekarang!







