Marketplace Facebook terlihat sederhana.
Gratis, ramai, dan penuh calon pembeli.
Namun, di balik itu, persaingannya brutal.
Setiap hari ribuan produk diunggah dengan harapan sama: laku.
Masalahnya, banyak postingan tenggelam.
Bukan karena produknya jelek, tapi karena salah strategi.
Di sisi lain, Facebook punya algoritma sendiri.
Jika Anda paham polanya, jangkauan bisa naik drastis.
Mari kita bongkar cara agar produk Marketplace Facebook dilihat lebih banyak orang.
Tanpa trik abu-abu, tanpa spam.
Strategi Agar Produk Marketplace Facebook Banyak Dilihat
1️⃣ Gunakan Foto Produk yang Jernih dan Realistis
📸 Facebook lebih menyukai foto asli dibanding gambar katalog berlebihan.
Pastikan pencahayaan terang dan produk terlihat jelas.
Hindari filter berlebihan yang bikin tampilan tidak natural.
Selain itu, foto pertama adalah penentu.
Jika tidak menghentikan scrolling, produk Anda akan dilewati.
2️⃣ Riset Kata Kunci untuk Judul Produk
🔍 Judul adalah pintu masuk utama pencarian.
Hindari judul umum seperti “Dijual HP”.
Judul seperti itu hampir pasti kalah saing.
Gunakan judul spesifik yang sering diketik pembeli.
Contohnya: iPhone 13 Pro Max 256GB Mulus Fullset.
Namun, jangan pakai huruf kapital berlebihan.
Facebook bisa menganggapnya spam.
3️⃣ Optimasi Deskripsi dan Atur Lokasi Strategis
📝 Deskripsi bukan formalitas, tapi penjual diam-diam.
Tuliskan kondisi, spesifikasi, dan keunggulan produk.
Jawab pertanyaan sebelum calon pembeli bertanya.
Selain itu, atur lokasi dengan cermat.
Pilih area yang relevan dan padat penduduk.
Ini membantu fitur “orang di sekitar” bekerja maksimal.
4️⃣ Pilih Kategori Produk yang Tepat
🗂️ Kesalahan kategori sering dianggap sepele.
Padahal, ini memengaruhi siapa yang melihat produk Anda.
Kategori yang tepat membantu algoritma merekomendasikan ke audiens relevan.
Jika salah kategori, produk tetap tayang.
Namun, ke orang yang salah.
5️⃣ Lakukan Renew atau Posting Ulang Berkala
🔄 Marketplace menyukai listing yang aktif.
Jika fitur renew masih tersedia, gunakan secara rutin.
Ini membantu produk naik ke posisi atas.
Namun, jika tidak tersedia, lakukan posting ulang.
Ganti sedikit judul atau foto agar terlihat fresh.
Jangan spam.
Cukup konsisten dan terencana.
Mengelola Banjir Chat Marketplace dengan Mailketing
Saat produk mulai ramai, masalah baru muncul.
Chat masuk bertubi-tubi.
Pertanyaannya hampir selalu sama.
“Barang masih ada?”
Jika respon lambat, calon pembeli pindah.
Tanpa menunggu.
Di sinilah banyak penjual kehilangan cuan.
Bagaimana Mailketing Membantu Penjualan Marketplace Anda?
📥 Konversi Chat Menjadi Database
Arahkan calon pembeli ke link katalog atau promo via email.
Data mereka tersimpan dan bisa dihubungi kembali.
🤖 Otomasi Follow-up dengan Autoresponder
Jika barang habis, tawarkan produk serupa otomatis.
Anda tetap closing tanpa harus menjelaskan ulang.
🛡️ Branding yang Lebih Terpercaya
Email konfirmasi dan nota digital meningkatkan kredibilitas.
Pembeli lebih yakin dibanding chat biasa.
📣 Edukasi dan Penawaran Berulang
Gunakan newsletter untuk promo dan tips produk.
Relasi terjaga, penjualan berulang lebih mudah.
Kesimpulan
Agar Marketplace Facebook ramai, visibilitas adalah kunci awal.
Foto menarik dan judul tepat membuat produk ditemukan.
Namun, itu baru langkah pertama.
Respons cepat dan sistem rapi menentukan penjualan.
Tanpa pengelolaan yang baik, viral hanya sesaat.
Dengan sistem, bisnis bisa tumbuh stabil.
🎯 Langkah Selanjutnya?
Jika Anda ingin penjualan Marketplace lebih terstruktur,
👉 Kelola database dan follow-up pembeli Marketplace Anda bersama Mailketing
🚀 Ubah chat singkat jadi hubungan jangka panjang







