Newsletter Hotel: Cara Meningkatkan Direct Booking Tanpa Komisi OTA

Newsletter hotel adalah email berkala yang dikirim ke tamu lama dan calon tamu untuk mempertahankan hubungan, meningkatkan pemesanan langsung (direct booking), dan mengurangi ketergantungan pada platform OTA (Online Travel Agent). Berbeda dari promosi di media sosial, newsletter masuk langsung ke inbox tamu yang sudah mengenal properti Anda.

Poin utama yang dibahas:

  1. Mengapa hotel butuh newsletter
  2. Konten yang tepat untuk tamu hotel
  3. Jadwal kirim ideal
  4. Strategi direct booking
  5. Metrik yang wajib dipantau

Mengapa Hotel Butuh Newsletter?

Dua masalah utama industri perhotelan adalah tingginya komisi OTA dan rendahnya kunjungan berulang. Newsletter menyentuh keduanya sekaligus:

  • Komisi OTA 15–25% — direct booking satu malam menghemat puluhan hingga ratusan ribu rupiah per kamar.
  • Aset yang dimiliki hotel — daftar email tidak bisa hilang seperti kehilangan akses akun media sosial.
  • Biaya per booking paling murah — jauh lebih hemat dibanding iklan berbayar per klik.
  • Membangun kunjungan berulang — tamu lama lebih murah dijangkau daripada mencari tamu baru.

Konten Newsletter yang Tepat untuk Hotel

Kesalahan umum adalah mengirim newsletter yang isinya hanya “promo diskon”. Tamu lama akan cepat jenuh. Gunakan variasi konten berikut:

Jenis KontenContohFrekuensi Disarankan
Penawaran khususDiskon kamar atau paket menginap akhir pekan1–2 kali/bulan
Promo musimanLibur panjang, tahun baru, hari rayaSesuai musim
Informasi destinasiPanduan wisata lokal di sekitar hotel1 kali/bulan
Cerita & update propertiRenovasi, fasilitas baru, kuliner baru1 kali/2 bulan
Testimoni tamuUlasan atau review terbaik1 kali/bulan
Ucapan personalUlang tahun tamu, anniversary menginapOtomatis

Jadwal Kirim Newsletter Hotel

Waktu kirim berdampak besar pada open rate untuk industri perhotelan:

  • Selasa atau Rabu pagi (07.00–09.00) — wisatawan merencanakan liburan pada saat ini.
  • Hindari Senin — inbox tamu bisnis paling padat.
  • Kamis sore cocok untuk promo akhir pekan.
  • Kirim 3–4 minggu sebelum libur panjang agar tamu sempat merencanakan.

Jadwal rutin membuat nama hotel selalu terlintas saat tamu merencanakan perjalanan berikutnya.

Strategi Meningkatkan Direct Booking

  1. Kumpulkan email saat check-in dan Wi-Fi login — minta alamat email dengan iming-iming voucher atau benefit jelas.
  2. Beri alasan untuk memesan langsung — misalnya harga terbaik, late check-out gratis, atau sarapan tambahan.
  3. Segmentasi tamu — pisahkan tamu bisnis, keluarga, dan wisatawan agar pesannya relevan.
  4. Gunakan segmen otomatis berbasis riwayat menginap seperti StepLink Mailketing.
  5. Kirim reminder tepat sebelum musim ramai agar tamu memesan dari kanal hotel.

Metrik yang Wajib Dipantau

MetrikArtiTarget Sehat
Open ratePersentase email dibuka25–40%
Click ratePersentase klik link pemesanan3–8%
Direct bookingPemesanan dari kanal hotel sendiriNaik dari bulan sebelumnya
Biaya per bookingTotal biaya email dibagi jumlah bookingJauh di bawah komisi OTA
Unsubscribe ratePersentase yang berhenti berlanggananDi bawah 0,5%

Cocokkan data ini dengan laporan email delivery service untuk mengetahui apakah email benar-benar sampai ke inbox tamu.

Kesalahan Umum Newsletter Hotel

  • Mengirim ke seluruh daftar tanpa segmentasi.
  • Terlalu sering mengirim (lebih dari 4 kali sebulan).
  • Foto properti berukuran besar sehingga email berat dan lambat terbuka.
  • Link pemesanan tersembunyi di dalam gambar, bukan tombol yang jelas.
  • Tidak menawarkan alasan konkret untuk memesan langsung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu newsletter hotel?

Newsletter hotel adalah email berkala yang dikirim kepada tamu lama dan calon tamu berisi penawaran, informasi destinasi, dan update properti, dengan tujuan meningkatkan pemesanan langsung dan kunjungan berulang.

Mengapa newsletter penting untuk hotel?

Karena komisi OTA mencapai 15–25% per pemesanan. Newsletter memungkinkan hotel menjangkau tamu lama secara langsung dengan biaya sangat rendah, sehingga direct booking meningkat dan ketergantungan pada OTA berkurang.

Seberapa sering sebaiknya mengirim newsletter hotel?

Idealnya 1–2 kali per bulan untuk penawaran, ditambah konten informasi destinasi atau testimoni. Hindari lebih dari empat kali sebulan agar tamu tidak merasa terganggu.

Kapan waktu terbaik mengirim newsletter hotel?

Selasa atau Rabu pagi (07.00–09.00) dan Kamis sore untuk promo akhir pekan. Untuk libur panjang, kirim 3–4 minggu sebelumnya agar tamu sempat merencanakan.

Siap memulai? Daftar gratis Mailketing sekarang.

Related Articles​