Desain Email Template yang Proper: Fokus Fungsi, Bukan Perfect

Dalam dunia desain email, tidak ada istilah “perfect” atau sempurna. Alasannya sederhana: selera itu subjektif.
Apa yang menurut Anda menarik, belum tentu relevan bagi ribuan subscriber dengan latar belakang, device, dan kebiasaan membaca yang berbeda.

Daripada menghabiskan waktu mengejar desain “indah” yang belum tentu efektif, pendekatan yang lebih realistis adalah fokus pada kata proper atau layak fungsi.

👉 Sebuah email disebut proper jika berhasil menjalankan tujuannya.

Pertanyaannya sekarang:
Apa goal Anda saat mengirim email massal secara rutin?


Dua Tipe Strategi Desain Email Berdasarkan Goal

Sebelum membuka editor email, tentukan dulu tujuan pengiriman. Dari sini, desain akan mengikuti fungsi—bukan sebaliknya.


1. Goal: Informasi Tersebar Luas (Mass Awareness)

Strategi ini cocok jika tujuan Anda hanya ingin promo atau informasi dilihat sebanyak mungkin, tanpa perlu persuasi panjang.

Ciri khas desain:

  • Dominan gambar (header, body, hingga footer berupa image)
  • Visual besar dan mencolok
  • Minim teks

Strategi umum:

  • Hard sell langsung
    Contoh: Promo 2.2, Promo Raya, Diskon Besar, dll.

Risiko & catatan penting:

  • Hampir pasti masuk tab Promotion
  • Selama reputasi domain & IP bagus, ini bukan masalah
  • Fokusnya bukan dibaca detail, tapi terlihat

2. Goal: Edukasi dan Konversi (Conversion Marketing)

Jika tujuan Anda adalah:

  • Prospekting
  • Edukasi audience
  • Mengajak klik, balas, atau follow-up

Maka desain clean & minimalis adalah kunci.

Tujuan utamanya satu:
👉 Pembaca fokus pada isi pesan, bukan distraksi visual.


3 Syarat Email Template yang Proper (Untuk Conversion Marketing)

Email template untuk conversion tidak perlu cantik, tapi harus rapi dan konsisten. Struktur berikut sudah lebih dari cukup.


1. Header: Singkat dan Tidak Mencolok

Header cukup berisi:

  • Logo brand, atau
  • Tagline singkat

❌ Hindari header yang terlalu ramai
❌ Jangan habiskan perhatian di bagian atas

Ingat: nilai utama ada di body, bukan di header.


2. Body: Fokus pada Copywriting

Inilah bagian terpenting.

Untuk sebuah template default, body bahkan cukup satu baris teks placeholder saja.
Saat kampanye berjalan, Anda tinggal mengganti isi pesan melalui editor.

🎯 Prinsipnya:

  • Mudah diedit
  • Tidak mengunci copy
  • Fleksibel untuk berbagai jenis campaign

3. Footer: Informasi Lengkap (Sering Diremehkan)

Footer adalah cadangan konversi yang sering dilupakan.

Footer yang proper minimal berisi:

  • Alamat perusahaan
  • Nomor WhatsApp aktif
  • Link media sosial
  • Link Unsubscribe (wajib secara etika & regulasi)

📌 Fakta lapangan:
Banyak penerima email tidak membalas email, tapi langsung klik WA atau sosmed di footer untuk respon cepat.

👉 Jangan hilangkan peluang hanya karena footer kosong.


Mengapa Desain Clean & Minimalis Lebih Efektif?

Terlalu banyak gaya = terlalu banyak distraksi.

Akibatnya:

  • Pesan utama tidak tersampaikan
  • CTA terlewat
  • Email mudah ditandai sebagai promosi berat oleh Gmail

Sebaliknya, desain clean:

  • Terlihat profesional
  • Fokus ke pesan
  • Lebih aman dari filter otomatis
  • Mendorong klik atau balasan secara natural

Solusi Jika Tidak Paham HTML Email

Template email modern menggunakan HTML & CSS khusus email yang memang cukup teknis.

Jika Anda:

  • Tidak paham coding
  • Tidak ingin ribet struktur HTML
  • Tetap ingin template yang proper & rapi

👉 Anda bisa memanfaatkan AI untuk generate struktur HTML email secara instan, lalu tinggal tempel ke Mailketing.

📎 Pelajari di sini:
Tutorial Design dan Buat Template Email Dibantu AI Gratisan


Kesimpulan

Berhentilah mendebat selera desain.
Mulailah fokus pada fungsi dan tujuan email.

Email template yang proper adalah template yang:

  • Tidak mengganggu pembaca
  • Menyampaikan pesan dengan jelas
  • Konsisten di setiap pengiriman

Gunakan Email Template Default di Mailketing untuk mengunci header dan footer, agar brand Anda selalu tampil rapi dan profesional.


Siap Membuat Email Template yang Proper?

Jangan biarkan desain penuh distraksi merusak pesan Anda.
Sederhanakan template, dan biarkan copywriting bekerja menghasilkan konversi.

👉 [Mulai Buat Template Default Anda di Mailketing Sekarang!]

Powered by Mailketing