Kalau Anda sudah punya website WordPress self-hosted, artinya Anda sudah berada di level webmaster.
Bukan sekadar bikin website, tapi juga bertanggung jawab atas semua hal teknis di belakangnya — termasuk pengiriman email.
Masalahnya, di WordPress self-host:
- Email biasanya dikirim lewat SMTP / IP bawaan hosting atau VPS
- Limit ketat
- Sering gagal kirim
- Bahkan hampir selalu masuk spam
- Muncul warning merah: unauthenticated email
Kenapa bisa begitu?
Karena hampir semua hosting tidak menyediakan SMTP fleksibel.
Mereka menjaga reputasi network agar tidak dipakai spam dan abuse.
Akibatnya, email dari WordPress sering jadi korban.
Tujuan Integrasi Mailketing ke WordPress
Sebelum masuk ke teknis, penting diluruskan dulu:
👉 Integrasi Mailketing ke WordPress bertujuan untuk pengiriman email (outgoing email)
❌ Bukan integrasi database user / member / list ke Mailketing
Itu konsep yang berbeda dan akan dibahas di artikel terpisah.
Apa yang Terjadi Setelah Integrasi?
Setelah integrasi berhasil:
- Semua email keluar dari WordPress akan dikirim via SMTP API Mailketing
- Termasuk email dari plugin seperti:
- WooCommerce
- Sejoli
- Easy Digital Downloads (EDD)
- FluentCRM
- Plugin newsletter
- Email default WordPress (register, reset password, notifikasi)
Intinya:
📤 SEMUA email WordPress = lewat Mailketing
Metode Integrasi Mailketing ke WordPress
Ada 2 cara integrasi yang bisa Anda gunakan.
Cara 1: Menggunakan SMTP Credential (Tidak Direkomendasikan)
Mailketing menyediakan SMTP credential di:
Dashboard Mailketing → SMTP Access
Biasanya digunakan dengan:
- WP Mail SMTP
- Plugin SMTP lain
- Setting manual host, port, username, password
⚠️ Kenapa tidak direkomendasikan?
Karena:
- SMTP port lebih berat dari sisi resource
- Jika email cukup banyak:
- RAM hosting cepat habis
- Website bisa melambat
- Banyak hosting memblokir SMTP eksternal
- Anda harus request whitelist ke support hosting
- Di shared hosting → sering gagal
📌 VPS mungkin lebih aman, tapi tetap tidak seefisien API
Cara 2: Menggunakan SMTP API Mailketing (SANGAT DIREKOMENDASIKAN)
Ini cara paling aman dan stabil.
Kenapa SMTP API lebih unggul?
- Menggunakan HTTP Request API
- Lebih ringan
- Lebih cepat
- Tidak membebani hosting
- Tidak kena blok SMTP
- Lebih stabil untuk trafik tinggi
Dengan metode ini:
- Hosting Anda fokus melayani website
- Mailketing fokus mengirim email
📘 Panduan resmi & plugin tersedia di sini:
👉 https://mailketing.co.id/docs/cara-integrasi-mailketing-dengan-wordpress/
Apa Saja yang Berhasil Dikirim via SMTP API?
Setelah setup:
- Email pendaftaran user
- Forgot password
- Notifikasi admin
- Invoice WooCommerce
- Order status
- Email CRM & newsletter
- Autoresponder WordPress
✅ Semua lewat jaringan Mailketing
✅ Inbox rate lebih tinggi
✅ Tidak makan resource hosting
✅ Lebih aman dari spam filter
Kenapa SMTP API Lebih Cocok untuk WordPress?
WordPress itu event-driven:
- Banyak trigger email
- Banyak plugin
- Banyak notifikasi otomatis
SMTP API:
- Lebih cocok untuk skenario ini
- Lebih tahan lonjakan email
- Lebih stabil untuk website bisnis
Makanya Mailketing sangat menyarankan API, bukan SMTP port biasa.
Kesimpulan
Mengandalkan SMTP bawaan hosting untuk WordPress adalah:
❌ lambat
❌ sering gagal
❌ rawan spam
❌ berisiko reputasi domain
Integrasi Mailketing menjadikan WordPress Anda:
✅ profesional
✅ email lancar
✅ inboxing tinggi
✅ bebas drama SMTP
Kalau website Anda serius dipakai bisnis,
pengiriman email bukan hal sepele.
Integrasikan WordPress Anda dengan Mailketing Sekarang
Mailketing membantu:
- pengiriman email WordPress lebih stabil
- tanpa ribet setting teknis rumit
- cocok untuk shared hosting maupun VPS





