Cara Mengirim Invoice Otomatis dari Aplikasi

Invoice yang gagal terkirim berarti pembayaran tertunda. Dengan mengotomatiskan pengiriman invoice lewat email, bisnis Anda bisa menagih lebih cepat dan mengurangi pekerjaan manual.

Kenapa Invoice Harus Otomatis?

  • Mengurangi kesalahan kirim manual.
  • Invoice langsung sampai setelah transaksi dibuat.
  • Reminder pembayaran bisa dijadwalkan otomatis.

Mengirim Invoice via Email API

Dengan Email API untuk Invoice, Anda bisa mengirim invoice dari sistem order, CRM, atau aplikasi pembayaran secara otomatis. Setiap kali ada transaksi, sistem Anda cukup memanggil API untuk mengirim email berisi detail invoice ke pelanggan.

Alur Pengiriman Invoice Otomatis

  1. Transaksi dibuat di sistem Anda.
  2. Sistem menghasilkan data invoice (nomor, total, item).
  3. Kirim email invoice lewat API Mailketing.
  4. Pantau status pengiriman dan jadwalkan reminder.

Fitur yang Mendukung

  • Log dan status pengiriman email.
  • Notifikasi pembayaran otomatis.
  • Reminder pembayaran untuk invoice yang belum lunas.
  • SPF, DKIM, dan DMARC untuk deliverability.

Hal yang Sering Ditanyakan

Apakah bisa kirim reminder pembayaran?

Bisa. Anda tinggal membuat trigger pengiriman reminder berdasarkan status pembayaran di sistem Anda.

Apakah ada biaya bulanan?

Tidak. Mailketing memakai sistem pay per usage, Anda hanya membayar email yang terkirim.

Kirim Invoice Otomatis Sekarang

Gunakan Email API untuk Invoice dari Mailketing. Daftar gratis dan otomatiskan pengiriman invoice Anda.

Related Articles​